Bolehkah membuat makan-makan untuk panitia qurban? Atau panitia qurban dapat jatah khusus dari daging qurban berbeda dengan lainnya?


memasak daging qurban untuk panitiaBolehkah membuat makan-makan untuk panitia qurban? Atau panitia qurban dapat jatah khusus dari daging qurban berbeda dengan lainnya?

Tulisan kali ini adalah sekaligus koleksi dari artikel Muslim.Or.Id sebelumnya dengan judul artikel yang sama. Koreksi ini dibuat setelah mendapat masukkan berharga dari Ustadz Dr. Arifin Baderi dan Ustadz Kholid Syamhudi, Lc -semoga Allah menjaga dan memberkahi umur mereka berdua- di milis PM-Fatwa Komunitas Penguasaha Muslim Indonesia (KPMI).

Dibolehkan Mewakilkan Kurban pada Suatu Kepanitian

وَعَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ – رضي الله عنه – قَالَ: –  أَمَرَنِي اَلنَّبِيُّ – صلى الله عليه وسلم – أَنَّ أَقْوَمَ عَلَى بُدْنِهِ, وَأَنْ أُقَسِّمَ لُحُومَهَا وَجُلُودَهَا وَجِلَالَهَا عَلَى اَلْمَسَاكِينِ, وَلَا أُعْطِيَ فِي جِزَارَتِهَا مِنْهَا شَيْئاً – مُتَّفَقٌ عَلَيْه

Read the rest of this entry

Pilih Kurban Sapi Tujuh Orang atau Satu Kambing Sendiri?


Kambing atau sapiAssalamu ‘alaikum.  Umumnya masyarakat di tempat kami lebih menyuukai urunan atau patungan sapi dari pada kurban kambing (perorangan). Mana yg lebih afdhal, ikut urunan sapi atau kurban sendiri dengan satu kambing? Jazaakumullah khoiran Read the rest of this entry

Catatan tentang Tempat Sai Baru


gambar-tempat-sai-baruBismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Pelebaran wilayah sa’i, menjadi polemik di masyarakat. Tidak hanya tokoh yang memberikan komentar, termasuk para awak media yang memanfaatkan suasana untuk mendapatkan wacana kontroversial.

Sebagai muslim yang baik, tidak selayaknya kita menjadi manusia yang mudah terombang-ambing media dan komentar masyarakat. Didik diri kita menjadi muslim yang memiliki jati diri. Memandang kebenaran sebagai kebenaran, dan memandang kebatilan sebagai kebatilan.

Agar kita memiliki pegangan dalam menilai masalah kontroversial yang baru ini, berikut kami paparkan beberapa catatan sederhana yang disimpulkan dari beberapa fatwa dan keterangan para ulama. Read the rest of this entry

Apakah Menyentuh Wanita Membatalkan Wudhu?


wudhuSegala puji bagi Allah. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Permasalahan ini adalah permasalahan yang sering dibingungkan oleh sebagian orang. Dan kebanyakan kaum muslimin menganggap bahwa menyentuh wanita adalah membatalkan wudhu. Inilah yang dianut oleh mayoritas kaum muslimin di negeri ini karena kebanyakan mereka menganut madzhab Syafi’i yang berpendapat seperti ini.

Lalu manakah yang tepat? Tentu saja kita mesti mengembalikan hal ini pada pemahaman yang benar terhadap Al Qur’an dan As Sunnah.[1]

Silang Pendapat

Perlu diketahui, dalam masalah apakah menyentuh wanita membatalkan wudhu ataukah tidak, para ulama ada tiga macam pendapat.

Pendapat pertama: menyentuh wanita membatalkan wudhu secara mutlak. Pendapat ini dipilih oleh Imam Asy Syafi’i, Ibnu Hazm, juga pendapat dari Ibnu Mas’ud dan Ibnu ‘Umar. Read the rest of this entry

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 186 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: