Taat pada Pemimpin Walau Penuh Derita


istna negaraTaat pada Pemimpin Walau Penuh Derita

Inilah yang diwasiatkan oleh Rasul kita -shallallahu ‘alaihi wa sallam-. Rasul itu ditaati bukan hanya ketika senang saja atau ketika menyenangkan kita. Namun saat susah pun, pemimpin tetap ditaati, saat ditindas pun tetap didengar selama ia tidak memerintahkan dalam maksiat. Dan seandainya saudara kita yang biasa menyuarakan slogan anti pemerintah dan ingin memberontak mau mendengar wasiat baginda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, tentu mereka akan meraih maslahat yang besar. Taatlah pada Pemimpin dalam keadaan senang maupun susah atau penuh derita.

Ini salah satu hadits yang disampaikan oleh Imam Nawawi dalam kitab Riyadhus Sholihin ketika membawakan judul Bab “Wajibnya Mentaati Pemimpin dalam Perkara yang Bukan Maksiat dan Haramnya Mentaati Mereka dalam Perkara Maksiat.Read the rest of this entry

Wajibkah Taat Kepada Pemerintah?


istna negaraSaudariku – semoga Allah merahmati kalian- peranan pemerintah atau pemimpin sangatlah penting. Sebuah negara tidak akan tercapai kestabilannya tanpa ada seseorang yang memimpin. Dan tanpa adanya seorang pemimpin dalam sebuah negara tentulah negara tersebut akan menjadi lemah dan mudah terombang-ambing oleh kekuatan luar. Oleh karna itu Islam memerintahkan untuk taat kepada pemimpin karena dengan ketaatan rakyat kepada pemimpin (selama tidak maksiat) maka akan terciptalah keamanan dan ketertiban serta kemakmuran.

Berikut kita simak sedikit pembahasan tentang wajibnya taat kepada pemerintah.

Pengertian penguasa.

Menurt para fuqaha kaum muslimin, al hakim (penguasa) adalah, orang yang (dengannya terjaga) stabilitas sosial disuatu negri, baik ia mendapatkan kekuasaan dengan cara yang disyariatkan atau tidak, baik kekuasaan hukumnya menyeluruh semua negara kaum muslimin, atau terbatas pada satu negri saja.² Read the rest of this entry

Pemkab Pesisir Selatan Waspadai Tiga Aliran Kepercayaan


waspada aliran sesatPainan – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), mengimbau masyarakat setempat untuk mewaspadai penyebaran tiga aliran kepercayaan di kabupaten itu.

Kepala Bagian Kesatuan Bangsa dan Politik Pesisir Selatan Dailipal, di Painan, Kamis malam (16/10), mengatakan ke tiga aliran kepercayaan tersebut yakni Jamiatul Islamiah (JI), Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Di kabupaten itu aliran kepercayaan JI menyebar di empat kecamatan yakni Koto XI Tarusan, Basa Ampek Balai Tapan, Lunang dan Pancung Soal. JI masuk ke Pesisir Selatan sejak empat tahun lalu. Read the rest of this entry

Sisi Lain Pemikiran Kartosuwirjo


pemikiran kartosuwirjoResensi Buku SM Kartosuwiryo
Sumber: Majalah GAMMA, 12 September 1999, hal. 94
Judul buku: Pengantar Pemikiran Politik Proklamator Negara Islam Indonesia
S.M. KARTOSOEWIRJO, oleh Al Chaidar, Darul Falah, Jakarta, Muharram 1420 H.

KARTO MASIH BERDENYUT

—–
Pengarang muda ini ghirah dengan revolusi Darul Islam. Sangat merangsang membaca perjuangan ummat masa datang.
—–
Sehari menjelang kemerdekaan RI, mengapa Soekarno-Hatta mening-galkan Jakarta, menghindar ke Re-ngasdengklok? Itu hanya salah satu pertanyaan yang muncul dari buku Al Chaidar bertajuk “Pengantar Pemikiran Politik Proklamator Negara Islam Indonesia S.M. Kartosoewirjo setebal 257 halaman dan diterbitkan DarulFalah, Jakarta (1999). Read the rest of this entry

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.457 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: