Ganasnya Syi’ah


  • Serangan Syi’ah terhadap Islam bukan hanya dalam bentuk aqidah dan pemikiran, tetapi sudah berupa aksi nyata, sebagaimana ketika Khomeini berhasil mengadakan revolusi Syi’ah di Iran, ia membantai Imam-imam masjid sunni, melarang pendirian masjid sunni, dan tidak ada peran yang diberikan kepada kaum sunni yang berjumlah 20 % di Iran.
  • Tiga hal pokok dalam Islam, yakni Allah, Rasulullah, dan Al-Qur’an telah dihujat oleh Syi’ah, maka habislah Islam. Islam tinggal namanya. Itulah akar konflik sebenarnya. Dan itulah perusakan Islam yang sangat dahsyat.

Ilustrasi. Buku Islam dan Al-Qur’an pun Diserang. Ketika lebih menghargai keyakinan batilnya sebagaimana Syi’ah, maka Al-Qur’an pun diserang. Buku ini terbitan Pustaka Nahi Munkar Surabaya. Dapat diperoleh di Pustaka Nahi Munkar Surabaya, 031 70595271, 5911584 atau 08123125427, dan Jakarta Toko Buku Fithrah 021 8655824, 71490693, HP. 081319510114.

Inilah beritanya.

***

Ustadz Hartono Ahmad Jaiz: Akar Konfliknya ialah Aqidah Syi’ah yang menyerang Islam

JAKARTA – Peneliti aliran sesat, Ustadz Hartono Ahmad Jaiz mengatakan bahwa konflik yang terjadi antara Islam dengan syiah bukanlah karena kaum muslimin ingin mengganggu syi’ah, akan tetapi keyakinan syi’ah mengancam eksistensi aqidah kaum muslimin.

“Bukan karena sunni ingin menyerang Syiah, tetapi sunni diserang oleh Syiah keyakinan pokoknya” Kata Ustadz Hartono saat ditemui di rumahnya Kalibata oleh arrahmah.com, Jakarta Selatan, selasa (4/1).

Keyakinan apa saja menurut Ustadz Hartono, jika diserang hal pokoknya akan menimbulkan kemarahan. Dan di dalam Islam jelas Ustadz Hartono,  kemarahan dalam rangka menjaga aqidah diakomodasi oleh syari’at.

“Kemarahan dalam membela penghujatan terhadap Islam, justru mempunyai nilai besar di hadapan Allah” Jelasnya.

Terdapat beberapa hal yang diserang Syi’ah terhadap Islam, yang pertama menurut beliau adalah penghujatan Syi’ah kepada Allah dengan menyakini Allah Bersifat Bada’  yaitu meyakini bahwa Allah baru mengetahui sesuatu hal ketika hal tersebut sudah terjadi.

“Inikan pelecehan terhadap Allah namanya, Padahal Allah itu  Maha mengetahui Segala sesuatu.” tukas Ustadz Hartono.

Penghujatan selanjutnya dilakukan Syiah terhadap Rasulullah SAW, melalui pernyataan wilayatul Faqih Syiah Imamiyah,Khomeini yang melecehkan Nabi Saw dengan menyatakan Nabi gagal dalam menyampaikan risalah. Sambung Ustadz Hartono, perkataan imam syi’ah dianggap sama dengan hadist Nabi Saw,dan Imam mereka dianggap lebih tinggi derajatnya dari Nabi Saw berdasarkan Kisah nabi Ibrahim AS didalam surat Al baqarah:124 yang menyatakan Nabi Ibrahim dikatakanImaman setelah sudah mantap, bukan ketika pertama kali menjadi nabi.

“Jadi, Syiah ini mengutak-atik ayat untuk mengangkat derajat Imam mereka” papar pria yang juga seorang mubaligh ini.

Dampak dari pelecehan terhadap nabi, itu berlanjut hingga berbohong atas nama nabi, seperti membolehkan Nikah Mut’ah yang telah diharamkan oleh Rasulullah Saw.

“Bahkan itu yang meriwayatkan pengharaman nikah mut’ah itu Ali sendiri” ujar ustadz Hartono yang produktif menulis buku membongkar aliran-aliran sesat.

Bukan sekedar itu, syiah akhirnya juga melecehkan orang-orang yang sangat dicintai oleh Rasulullah, yaitu istri-istri Rasulullah saw, Abu Bakar Assiddiq Ra,  dan para sahabat rasul lainnya. Bahkan kitab suci Al-qur’an diserang juga, yang mereka yakini telah dirubah-rubah oleh para sahabat, palsu, dan tidak murni.

“ Jika tiga hal pokok, seperti Allah, rasulullah, dan kitabnya telah dihujat oleh Syi’ah, habislah Islam,” lontar Ustadz Hartono.

Tambah Ustad Hartono, serangan Syi’ah terhadap Islam bukan hanya dalam bentuk aqidah dan pemikiran, tetapi sudah berupa aksi nyata, sebagaimana ketika Khomeini berhasil mengadakan revolusi Syi’ah di Iran, ia membantai Imam-imam masjid sunni, melarang pendirian masjid sunni, dan tidak ada peran yang diberikan kepada kaum sunni yang berjumlah 20 % di Iran.

“anehnya sinangog banyak berdiri, tetapi masjid sunni tidak ada di Iran” ungkapnya

Sehingga, Kaum muslimin sunni yang ingin sholat Jum’at hanya bisa dilaksanakan di kedutaan besar negara-negara arab.

“Jika mereka mengadakan dirumah bisa ditangkap” t ambah Ustadz Hartono.

Melihat ini semua, sudah jelas dalam pandangan ustadz Hartono bahwa Syi’ah itu adalah firaq hadamah (kelompok yang sesat) bukanlah mazhab yang diakui di dalam Islam.

“Bahkan dibanding kelompok sesat yang lain, Syiah itu kepalanya kesesatan” pungkas Ustadz Hartono.

(bilal/arrahmah.com)

Kamis, 11 Safar 1433 H / 5 Januari 2012 12:03:46

(nahimunkar.com)

Iklan

About admin

Berjuang menegakkan Dakwah Sunnah di Ranah Minang

Posted on 2 April 2012, in Agama syiah, Wawasan and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: