Monthly Archives: September 2013

Haji Pegawai Dan Polisi Tanpa Seizin Atasan, Tentara Menunaikan Haj Tanpa Seizin Komandannya


makkahBERJANJI UNTUK HAJI SETIAP TAHUN, TAPI SEKARANG TIDAK MAMPU

Oleh
Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Ifta

Pertanyaan
Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Ifta ditanya : Saya telah berjanji kepada Allah untuk pergi haji setiap tahun dan ketika itu saya bukan sebagai pegawai. Tapi karena desakan kondisi saya menjadi tentara, dan komandan saya tidak memperbolehkan saya haji setiap tahun. Mohon penjelasan, apakah saya berdosa ataukah tidak ?

Jawaban
Jika yang menghambat seseorang dalam melaksanakan haji pada sebagian tahun karena hal-hal yang memaksa dan tidak dapat menanggulanginya, maka tidak dosa. Sebab Allah berfirman.

“Artinya : Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupan” [Al-Baqarah : 286]

Allah juga berfirman.

“Artinya : Allah tidak hendak menyulitkan jamu” [Al-Maidah : 6]

Kepada Allah kita mohon pertolongan. Dan shalawat serta salam kepada pemimpin kita Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga dan sahabatnya. Read the rest of this entry

KESESATAN DAN PENIPUAN TRANSFER PENYAKIT KE HEWAN


pindah penyakitKita melihat fenomena adanya seorang kyai atau juga para paranormal diberbagai majalah perdukunan (misteri, posmo) mengiklankan dirinya dapat mengobati berbagai macam penyakit dengan mentranfer penyakit tersebut ke hewan, Apakah ini syar’i dalam kacamata Islam dan Apakah memindahkan penyakit ke hewan benar-benar nyata atau sekedar penipuan / mari kita kritisi bersama.

Fenomena masyarakat ramai-ramai mengecam pengobatan alternatif dengan cara memindahkan penyakit ke binatang kambing terus berlanjut. Aksi ini didukung pernyataan sejumlah tokoh agama dan masyarakat yang mempersoalkan keabsahan pengobatan nyeleneh ini. Sebelumnya, di media massa online (internet) kalangan agamis ramai mengecam pengobatan ini, bahkan menyebut sebagai kegiatan haram.

Salah seorang dai muda asal Kendal, Zulfikar Al Fayeth (23), mengatakan, bahwa penyembuhan penyakit dengan cara mentransfer ke hewan hukumnya bisa diharamkan. Pernyataan haram itu, menurut alumni Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo Jatim ini, bahwa seseorang yang mengaku ahli mengobati dengan cara memindah penyakit dari diri orang ke binatang itu suatu kebohongan belaka. Read the rest of this entry

Antara Dukun Asli dan Dukun Palsu – Ustadz Firanda Andirja, MA.


Suluah Minang “Nasehat Iyo, Cimeeh Jaan”


istihza'“Nasehat Iyo, Cimeeh Jaan”

Pentingnyo Nasehat:
1. Ad Din dibangun di ateh Nasehat
2. Manandokan adonyo paratian tahadok sasamo
3. Nasehat sifat urang mukmin
4. Mailangkan kadangkian dan hasad

Pakaro Cimeeh:
Bahaso arabnyo Istihza’ (cemooh)
1. Sifat urang mukmin nyo wajib mamuliakan apo nan di muliakan dek Allah, yaitu perintahnyo
2. Manandokan urangtu indak baradab dan baakhlak kapado Allah dan Rasulnyo
3. Cimeeh dalam agamo dapek mambatakan kaislaman
4. Cimeeh dapek mambaok kapado kakufuran
5. Cimeeh adolah budayo urang kapie (kafir)

Macam-macam Cimeeh/Istihza’
1. Cimeeh kapado Allah, Iko doso gadang
2. Cimeeh kapado ayat-ayat Allah
3. Cimeeh kapado Nabi
4. Cemeeh tahadok agamo

Ringkasan pembahasan di Acara Suluah Minang di Radio Ray Fm 95.1 Mhz Padang 15 September 2013

%d blogger menyukai ini: