Monthly Archives: Januari 2014

Pohon Angker Atau Keramat


batu-kasur-dan-baringin-minang

batu-kasur-dan-baringin-minang

Di berbagai daerah, ada saja pepohonan yang dianggap keramat atau angker. Berbagai kisah mistis beredar di masyarakat seputar pepohonan tersebut. Ada cerita tentang sundel bolong, atau gondoruwo, atau nomor jitu, atau ajimat dan lainnya.

Sobat, sebagai orang islam, mungkin pepohonon semacam ini menjadi dilema tersendiri. Di satu sisi anda hanya percaya bahwa hidup, mati, rejeki dan petaka hanyalah kuasa Allah. Namun di sisi lain, banyak saksi mata atau saksi hidup yang menceritakan pengalaman mereka dengan pohon angker atau keramat tersebut. Tak ayal lagi, betapa sering bulu kuduk anda berdiri, badan anda sekejap terasa dingin karena ketakutan.

Nah, untuk mengetahui fakta sejatinya tentang pepohonan angker tersebut, saya suguhkan kisah nyata tentang pepohonan semacam itu. Semoga dengan memahaminya, anda bisa bersikap moderat, dan tepat, sebagaimana bulu kuduk anda tidak lagi berdiri karenanya.

Abu Thufail mengisahkan, setelah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berhasil menundukkan kota Makkah, beliau segera mengutus sahabat Khalid bin Walid untuk pergi ke daerah Nakhlah. Di tempat tersebut terdapat berhala Uzza. Read the rest of this entry

Daging Dhab Halal, Sedangkan Biawak Haram


dhooob

dhooob

Dikeluarkan oleh Imam Al Bukhari dalam Kitab Khabarul Ahad, Bab Khobarul Mar’ah Waahidah,

قَالَ (ابن عمر رضي الله عنه): كَانَ نَاسٌ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صلىالله عليه وسلم، فِيهمْ سَعْدٌ، فَذَهَبُوا يَأْكُلُونَ مِنْ لَحْمٍ،فَنَادَتْهُمُ امْرَأَةٌ مِنْ بَعْضِ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم،إِنَّهُ لَحْمُ ضَبٍّ، فَأَمْسَكُوا فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم:كُلُوا أَوِ اطْعَمُوا، فَإِنَّهُ حَلاَلٌ أَوْ قَالَ: لاَ بَأْسَ بِهِ وَلكِنَّهُلَيْسَ مِنْ طَعَامِي.

Abdullah Bin Umar Radhiyallahu ‘anhuma berkata: “Orang-orang dari kalangan sahabat Nabi Shallallahu’alaihi wasallam yang di antara mereka terdapat Sa’ad makan daging. Kemudian salah seorang isteri Nabi Shallallahu’alaihi wasallam memanggil mereka seraya berkata, ‘Itu daging Biawak’. Mereka pun berhenti makan. Maka Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Makanlah, karena karena daging itu halal atau beliau bersabda: “tidak mengapa dimakan, akan tetapi daging hewan itu bukanlah makananku“. Read the rest of this entry

1 Emas Berapa Gram ?


Emas-Batangan11 Emas istilah kuantitatif ini sepengetahuan saya , hanya di pakai di daerah Sumatra Barat dan mungkin di beberapa daerah sekitar yang terpengaruh oleh budaya Minangkabau lainnya.

Menurut informasi yang saya terima dari pedagang emas di kota Bukittinggi 1 Emas setara dengan 2,5 Gram emas, baik itu kadar 24 Karat, 20  Karat , atau 18 Karat, baik yang berupa perhiasan tanpa batu mulia atau pun kepingan emas murni saja

Ada istilah lainnya 1 Suku Emas , 1 Rupiah Emas dan lainnya….

Di Palembang, emas lebih dikenal dalam satuan suku. Biasanya bentuk ini bukan emas batangan melainkan emas perhiasan. Berapakah satu suku emas bila dikonversi dalam gram. Hasilnya adalah 1 suku = 6,7 gram emas. Di Aceh dikenal dengan nama mayam. 1 mayam = 3,37 gram. Sedangkan di pasaran internasional emas lebih dikenal dalam satuan oz. 1 0z = 31,1 gram. Kemudian ada pula dalam dinar dimana 1 dinar = 4,25 gram Read the rest of this entry

Tabligh Akbar Ust. Abu Yahya Badrussalam, Alahan Panjang, SUMBAR


Daurah Ust Badrussalam Alahan Panjang

Hadirilah 

TABLIGH AKBAR 1 – 2 Februari 2014

Bersama Ust. Abu Yahya Badrussalam, Lc

Tema Indahnya Islam dan Berbahayanya Radikalisme

Tempat Convention Hall Danau Diatas (Alahan Panjang – Kab. Solok)

 

Tambahan :

  • Kepada hadirin diharapkan membawa baju hangat (jaket)
  • Disediakan penginapan khusus untuk Ikhwan luar daerah gratis
  • Konfirmasi kehadiran paling lambat 28 Januari 2014 bagi yang ingin menginap

%d blogger menyukai ini: