Mengapa Kyai ‘Aswaja’ NU Begitu Takut dengan Wahabi?


salah kaprahDinamika dakwah Islam di tanah air dalam tiga dekade terakhir diwarnai dengan fenomena pesatnya perkembangan dakwah salafiyah yang bertujuan mengembalikan  pemahaman umat Islam kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah berdasarkan manhaj salafus saleh. Fakta demikian ternyata mengundang pobia luar biasa dari kalangan tradisionalis atau yang menyebut diri sebagai aswaja, di mana praktek-praktek keislaman mereka yang sarat pencampuradukan dengan budaya lokal mendapatkan koreksi dari kalangan salafi.

Perlu ditegaskan, makna aswaja dalam term kaum tradisionalis bukanlah satu pengamalan beragama yang meneladani Rasulullah Shallahu’alaihi Wasallam dan para sahabatnya dalam akidah maupun ibadah sebagaimana definisi Ahlus Sunnah wal Jama’ah sebenarnya, melainkan satu model baru keislaman yang memadukan berbagai unsur semisal mazhab ilmu kalam Asya’irah, tasawuf, dan ritual-ritual amaliah yang berasal dari warisan kultur Hindu-Budha. Maka tak heran, berkembangnya dakwah salafi dari Aceh hingga Papua mendatangkan kegelisahan dari kalangan tokoh aswaja NU yang selama ini terlanjur menikmati kedudukan begitu tinggi di tengah-tengah masyarakat ‘santri’.

Sikap pobia akut kalangan NU terhadap salafi-wahabi sejatinya sudah tergambar jelas dalam lembaran sejarah seputar berdirinya ormas tersebut. Sebagaimana diketahui, NU bermula dari satu tim panitia “Komite merembuk Hijaz” yang didirikan guna merespon peperangan Wahabi di Saudi Arabia yang berakhir dengan terusirnya Syarif Husein dari Makkah pada 1924. Kemenangan Abdul Aziz Al-Saud yang disebut berhaluan Wahabi atas Syarif Husein yang berpaham sufi merupakan pukulan telak bagi kalangan tradisionalis di manapun termasuk di wilayah Hindia-Belanda. Sebab, dengan jatuhnya Makkah ke tangan Wahabi, sama artinya dengan hilangnya kemerdekaan bagi kaum sufi-tradisionalis untuk menjalankan praktek amalan-amalan khas quburiyun di tanah suci. Pada saat bersamaan, di seantero Nusantara juga tengah berkembang dakwah pembaharuan yang dimotori oleh Muhammadiyah, Al-Irsyad, dan Persis dengan inti dakwahnya memberantas takhayul, bid’ah, dan khurafat (TBC) serta memerangi sikap taklid buta terhadap kyai. Fakta semakin gencarnya dakwah pembaharuan Islam di tanah air, dan kembali berkuasanya kaum Wahabi di tanah suci itulah yang mendorong inisiatif para tokoh Islam tradisionalis untuk mendirikan satu wadah bersama guna melestarikan corak keberagamaan mereka. Tak cukup dengan berserikat, para pendiri ormas NU juga merasa perlu untuk merumuskan “bagaimana Islam yang benar versi mereka” hingga lahirlah istilah Aswaja untuk membungkus hakikat keberagamaan warga nahdliyin yang sarat akulturasi dengan budaya pra-Islam. Dan buat melegitimasi sikap pengultusan terhadap kyai yang memang sudah umum berlaku di kalangan nahdliyin, mereka dengan bangga mengemukakan dalil “Ulama adalah ahli waris para Nabi”. Tentu saja tafsir ulama versi aswaja NU adalah kyai yang sejalan dengan model beragama mereka, seperti demen tahlilan, yasinan, mauludan atau tawashulan dengan perantara arwah para wali. Adapun ulama di luar golongan mereka, kendati selevel ahli hadis abad moderen Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani pun ditolaknya karena fatwa-fatwanya yang justru menelanjangi kesesatan beragama mereka.

Jika kaitannya dengan perpolitikan nasional, sikap NU memang berubah-ubah. Dalam Pemilu 1955, NU yang menjelma sebagai sebuah partai politik turut serta memperjuangkan dasar negara Islam bagi republik ini. Selanjutnya, NU justru duduk mesra bersama-sama kaum nasionalis dan komunis dalam mengusung paham Nasakom. Pada Pemilu 1977, NU menyatakan berfusi dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Sepuluh tahun berselang, NU malah berperan sebagai penggembos PPP dengan keputusannya lewat muktamar Situbondo 1984 yang menyatakan kembali ke khittah 1926, tidak berpolitik. Realitanya, kembali ke khittah 1926 ternyata bukannya tidak berpolitik, tetapi justru berpolitik dengan menggembosi PPP. Pasca tumbangnya rezim Orde Baru, kembali ke khittah 1926 yang mereka dengung-dengungkan pun dibuang lagi. PBNU memfasilitasi lahirnya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sejumlah tokoh NU yang tidak sejalan dengan platform PKB, turut pula membidani lahirnya beberapa partai seperti Partai Nahdlatul Umat (PNU), Partai Kebangkitan Umat (PKU), dan Partai Solidaritas Uni Nasional Indonesia (Partai SUNI). Terkait lahirnya sejumlah parpol yang saling mengklaim sebagai partainya warga NU di awal reformasi, Gus Dur pernah berkomentar, “NU itu ibarat ayam, dari pantatnya keluar telur dan tai ayam. Yang telur itu PKB, yang partai lain itu tai ayam.”

Nah, bila untuk soal politik NU bersikap pagi kedele sore tempe alias menclamencle, lain halnya dengan sikap mereka terhadap dakwah tauhid dan sunnah. Semenjak awal berdirinya hingga hari ini, NU selalu berada di garda terdepan dalam menentang setiap gerakan pemurnian Islam. Stigma Wahabi seakan menjadi jurus pamungkas membangun opini publik buat membangkitkan kesan horor dan radikal terhadap dakwah tauhid dan sunnah. Hari ini NU mengklaim sebagai ormas Islam yang paling toleran, sampai-sampai rela mengerahkan ribuan anak mudanya yang tergabung dalam banser untuk mengamankan perayaan malam Natal. Demi mendapatkan sebutan pluralis, tokoh-tokoh NU pun lantang mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang intinya membela eksistensi sekte-sekte menyimpang di tanah air. Demi mendapatkan predikat nasionalis dan pancasilais, sejumlah kyai NU rela blusukan keluar masuk kelenteng atau gereja. Namun semangat ‘toleran, pluralis, nasionalis, dan pancasilais’ yang selalu mereka bangga-banggakan, tiba-tiba berubah 180 derajat kala mereka berhadapan dengan kalangan salafi-wahabi.

Beragam cara mereka gunakan untuk membendung dan mendiskreditkan dakwah wahabi. Akan tetapi, semakin dibendung, dakwah wahabi justru makin tak terbendung. Semakin difitnah, justru semakin banyak yang tercerahkan dengan dakwah wahabi. Pada tahun 2009 misalnya, rumah sejumlah penganut salafi di Gerung, Lombok Barat diserang warga yang masih jahil dengan Sunnah. Kejadian ini bukan kali pertama terjadi di provinsi NTB. Namun dengan peristiwa tersebut, yang kemudian diliput luas oleh sejumlah media nasional justru menyebabkan masyarakat semakin familiar dengan istilah “salafi-wahabi” dan ujung-ujungnya mereka penasaran mencari tahu, apa sih sebetulnya salafi-wahabi itu. Munculnya radio Rodja dan Rodja TV sebagai salah satu media dakwah salafi yang memantik reaksi para tokoh sufi-tradisionalis untuk memperingatkan jamaahnya agar tidak mendengarkan dan menonton siaran tersebut, rupanya malah menjadi iklan gratis yang menyebabkan radio Rodja dan Rodja TV kian dikenal luas. Upaya-upaya sejumlah kyai NU yang berusaha menyebarkan opini di tengah masyarakat soal sesatnya ajaran salafi-wahabi justru berujung pada turun tangannya MUI meneliti gerakan tersebut, dan hasilnya MUI Jakarta Utara dengan tegas menyatakan “Salafi bukan aliran menyimpang. Begitu pula opini public (baca penyesatan public) yang coba dibangun kang Said Agil Siraj ketum PBNU yang alumni Saudi, bahwa ideology wahabi merupakan akar dari terorisme di tanah air pun mentah di tengah jalan. Nyatanya, dalam beberapa tahun terakhir dakwah salafiyah justru semakin berkembang di kalangan aparat pemerintahan. Bahkan tak jarang para da’i salafi memberikan tausiyah di masjid Mabes Polri, masjid Polda Metro Jaya, atau masjid PTIK. Teranyar, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) malah mendatangkan ulama salafi murid Syaikh Albani, yakni Syaikh Ali bin Hasan al-Halabi untuk berdakwah kepada para napi terpidana teroris agar kembali kepada pemahaman Islam yang haq. Mungkin masih lekat pula dalam benak kita, tatkala di penghujung 2009 taklim Ustadz Zainal Abidin, da’i salafi mantan santri tambak beras di Masjid Amar Ma’ruf Bekasi yang membedah buku Jihad Melawan Teror diserang sejumlah orang yang ditengerai sebagai simpatisan Jamaah Anshorut Tauhid (JAT). Dengan demikian, jelas sudah beda antara salafi dengan takfiri. Kaum salafi menyeru kepada tauhid, sunnah, dan pemahaman sahabat Nabi yang di dalamnya termasuk ketaatan terhadap pemerintah kaum Muslimin. Sedangkan jamaah takfiri meyeru kepada pengkafiran terhadap pemerintah RI serta hasutan untuk membenci atau bahkan memberontak terhadap pemerintah.

Lantas, apa yang menyebabkan kyai aswaja NU begitu membenci salafi dan ketakutan dengan pesatnya perkembangan dakwah salaf? Apabila kita mencermati sejarah dakwah para Rasul, niscaya akan dijumpai bahwa kelompok yang paling keras menentang dakwah tauhid para Rasul tersebut adalah mereka yang selalu menamakan dirinya sebagai “pembela ajaran nenek moyang”. Begitu pula kita dapati hari ini, yang paling keras menentang dakwah salaf yang mengajak umat Islam untuk memurnikan peribadatan kepada Allah, adalah kelompok yang menamakan dirinya sebagai “pemelihara tradisi nenek moyang.” Selanjutnya, berkembangnya dakwah salafiyah di tengah masyarakat sama artinya dengan terbongkarnya klaim dusta Ahlus Sunnah wal Jama’ah yang selama ini mereka gembar-gemborkan. Nyatanya, yang mereka praktekkan bukanlah akidah dan amaliah Ahlus Sunnah wal Jama’ah sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW dan para sahabatnya, melainkan amalan-amalan Ahli bid’ah wal firqah, entah itu firqah Asy’ariyah, shufiyah, quburiyah, batiniyah, filsafat, hingga kejawen yang saling bercampur aduk. Dan terakhir, tentu saja dengan tersebarnya pemahaman salafiyah di tengah masyarakat akan menyebabkan jatuhnya status social kyai tradisionalis yang selama ini menikmati sikap pengultusan luar biasa dari kaum santri maupun masyarakat awamnya, dan ujung-ujungnya turut pula mematikan income sebagian kyai yang juga rangkap profesi sebagai ‘dukun berjubah’.

Sekiranya para kyai aswaja NU mau menanggalkan hawa nafsu dan sikap fanatisme yang membabi buta terhadap tradisi leluhur mereka, niscaya mereka bakal mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para dai salafi yang telah meluruskan makna Ahlus Sunnah wal Jama’ah yang selama ini mereka pahami secara keliru. [http://lifestyle.kompasiana.com]

Enhanced by Zemanta

About admin

Berjuang menegakkan Dakwah Sunnah di Ranah Minang

Posted on 24 Januari 2014, in Aktualita and tagged , , , . Bookmark the permalink. 115 Komentar.

  1. MasyaAllah, baru tahu bagaimana sejarah mereka. semoga semakin banyak yang mendapat hidayah melalui tulisan ini. aminn

  2. Cakep kembali ke Al Qur’an dan sunnah🙂

    • Betul gunakan qur’an dan sunnah sbg dasar tpi hrs ada penjabaran dr ijma'(mufakat mayoritas ulama)dan qyas tanpa itu sulit kita mengerti al qur’an dan hadist cth sholat quran hanya memerintah kita sholat tapi tata caranya tdk itu butuh penjelasan ulama.zakat quran hny mmrintah zakat tata csranya jg tdk diatur fi qran klo hnya qran dan hdist saja kita akan kesulitan utk ibadah jadi masih perlu ilmu yg lain

  3. Dakwah wahabi sangat sesat dan menyesatkan ,wahabi hanya bisa berdakwah meng KAFIR kan orang ISLAM tapi tidak bisa meng ISLAM kan orang KAFIR (ini jelas dakwah sesat)

  4. Di Antara Kesesatan Ajaran Syi’ah

    1. Memiliki tiga (3) kalimat syahadat (syahadat imam). Yaitu bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah Rasulullah, dan bersaksi bahwa Imam Ali adalah wali (imam pilihan) Allah
    2 Membolehkan taqiyyah (berdusta). Saat berdebat dan berdakwah, Syi’ah ber-taqiyyah menipu ummat Islam dengan memberi kesan bahwa ajaran mereka “sama” dengan ajaran Islam.
    3. Tidak bertauhid. Mengatakan Imam mereka menciptakan, menentukan syurga /neraka, mengampuni dosa, dst
    4. Berlebihan terhadap Imam. Mengatakan Imam mereka mengetahui hal ghaib, menjadi pelindung dunia, dst
    5. Menuhankan Imam mereka. Mengatakan Boleh berdo’a kepada Imam, mengatakan Imam dapat mengabulkan do’a
    6. Mengkafirkan seluruh sahabat Nabi. Kecuali empat orang sahabat saja (‘Ali, Miqdad, Ammar, dan Salman)
    7. Mencela dan melaknat para sahabat dan istri Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam. Di antaranya melaknat ‘Aisyah istri Nabi, melaknat Abu Bakar, Umar bin Khatthab, Hafshah binti Umar, Abu Hurairah, Utsman bin Affan, dan lainnya
    8. Merubah ayat-ayat Al-Qur’an. Sesuai dengan keinginan dan nafsu para ulama Syi’ah
    9. Memiliki Al-Qur’an versi sendiri. Yaitu “Mushaf Fathimah” yang memiliki sekitar 17.000 ayat. Mereka meyakini Qur’an yang diterbitkan oleh selain sekte Syi’ah adalah palsu, termasuk Qur’an yang diterbitkan di Makkah, Madinah, Mesir dan Indonesia.
    10. Meyakini dakwah Nabi telah gagal. Sehingga masih butuh panduan para imam versi Syi’ah
    11. Meyakini para Imam bebas dari dosa. Sehingga semua perkataan dan perbuatannya tidak bisa salah
    12. Membuat-buat ibadah karangan sendiri. Seperti menyayat kepala dan badan hingga berdarah.
    13. Menghalalkan zina dengan istilah nikah mut’ah / nikah kontrak. Yaitu datang ke seorang wanita atau laki-laki, lalu membayar “mahar” seharga sekian untuk melegalkan hubungan sex selama sekian jam, sekian hari atau sekian waktu tertentu

    “Nasehat Yes, Cemooh Jangan”

    Pentingnya Nasehat:
    1. Ad Din dibangun di atas Nasehat
    2. Menandakan adanya perhatian terhadap sesama
    3. Nasehat sifat orang mukmin
    4. Menghilangkan kedengkian dan hasad

    Perkara Cemooh:
    Bahasa arabnya Istihza’ (cemooh)
    1. Sifat urang mukmin wajib memuliakan apa yang dimuliakan oleh Allah, yaitu perintahnya
    2. Menandakan orang tsb tidak beradab dan berakhlak kepado Allah dan Rasulnya
    3. Cemooh dalam agama dapat mambatakan keislaman
    4. Cemooh dapat membawa kepada kekufuran
    5. Cemooh adalah budaya orang kafir

    Macam-macam Cemooh/Istihza/hinaan’
    1. Cemooh kapada Allah, Ikut dosa semua
    2. Cemooh kapada ayat-ayat Allah
    3. Cemooh kapada Nabi
    4. Cemooh terhadap agamanya

  5. KENAPA NU MENOLAK SALAFI KRN KLO SALAFI PEK BERKEMBANG MAKA INDONESIA AKAN MENGALAMI NASIB KAYAK AFGANISTAN NEGERI YG CARUT MARUT KARENA ULAH TALIBAN GEN SALAFI, KLO KITA GAK BUTA MA SEJARAH DAN MO MENGKAJI ISLAM YG SEBENARNYA PASTI AKAN MENEMUKAN KEBENARAN DI NU, YA KLO CUMA BELAJAR DARI INTERNET JANGAN HARAP DAPAT PENCERAN ISLAM YG RAHMATAN LIL ALAMIN PALING2 JAGO MENGHUJAT KAYAK USTAD2 TV ROJA ATU JADI TERORIS KAYAK IMAM SAMUDRA, BUKTI KEBENARAN NU UDAH MULAI NAMPAK SKRANG AFGANISTAN MENDIRIKAN NUA (NAHDLATUL ULAMA AFGANISTAN) KARENA MEREKA DAH MUAK DENGAN FAHAM SALAFI/TALIBAN YG BIKUN KEHANCURAN UMAT ISLAM

    • setahu saya bang,salafi yang sering di hujat..yang salfi biasanya sabar-sabar aja di hujat.

    • Ana orang yg baru belajar agama secara kaffah.. dari penilaian awal, sudah kelihatan mana yg mengikuti akhlak Rasulullah mana yg tidak. Dan sepertinya teman2 yg menegakkan sunnah tidak pernah menamai dirinya wahabi ataupun lainnya. Mereka tidak mebentuk kelompok2..

    • alhamdu lillah ulama’2 indonesia santun2….
      yg emigran itulah yg sok nyunnah & qur’ani ternyata isinya banyak fitnah….

    • betul mas aboe .saya juga punya gambaran begitu ..kalau sampai indonesis itu di isi penuh dengan salafi ..pasti akan terjadi bnayak pertumpahan darah .yang pasti orang2 yahudi akan was2 dan takut karena muslim di indonesia mengerti betul dan paham akan hukum2 islam yang sebenarnya dan akan banyak pengjian yang isinya memberikan ilmu agama tiap saat bukan bawa berkat kalau habis pengajian (isi pengajianya lupa) .indonesia kaalu masih di isi muslim2 dengan aliran segala hal bisa di toleransi jauh akan di serang ama yahudi …karena bg merka kita cuma di anggap buih di lautan …banyakpun gak ada artinya dan gak ada bahayanya.

    • bagaimana islam menurut ente yang sebenarnya..

  6. BETUL DIMANA DISUATU NEGERI BERKEMBANG GERAKAN SALAFI WAHABI DISITU TERTEBAR TEROR, KERESAHAN, FITNAH DAN KEHANCURAN buktinya IRAK, AFHGANISTAN, SURIAH, LIBIA INI BERAWAL DARI FAHAM MEREKA YG RIGIT, RADIKAL DAN SUDUT PANDANG YG SALAH TERHADAP ISLAM, DI INDONESIA DULU PERNAH TERJADI DI SUMATERA UNTUNG GAK MENJALAR KEMANA2, AKHIR2 INI DIJAWA MEREKA BIKIN RESAH KARENA SUKANYA MENGHUJAT SESAMA MUSLIM DG ALASAN PEMURNIAN ISLAM. KIBLAT MEREKA ADALAH SAUDI PADAHAL KITA TAHU SAUDI TU SUKANYA BERLINDUNG DIBAWAH KETEK AMERIKA, MANA MEREKA PEDULI MA PALESTIN?

    • dimana ada kajian salaf, disana akan muncul kejernihan aqidah dan ibdah…

    • Salafi itu cuman ada di Arab Saudi Mas….. Di Irak, Afganistan itu bukan Salafi, tapi Sufi atau Sufiyah…. Seperti di Afganistan, Taliban itu termasuk kalangan Sufi atau Sufiyah, dengan aliran Deobandi (salah satu daerah di Afghan)….
      Begitu pula dengan Organisasi Al Qaeda, pimpinan Osama bin Laden, yang termasuk di dalam kaum Tarekat Shufi…

      Sedang kalo di Iraq itu Syiah berperang dengan ISIS yang aliran khawarij.. Yang kedua2nya, sama2 sesat…..

      Kata siapa Arab Saudi, gak peduli dengan Palestina….??? NGARANG tanpa dasar…., hati2 loh mas, statement anda dipertanggung jawabkan di hadapan Allah di akhirat kelak…..
      Arab Saudi bukan hanya memberikan bantuan berupa DANA, material dan Pangan saja kepada masyarakat Palestina, tapi juga, memberikan TEMPAT TINGGAL di wilayah Arab Saudi secara cuma2…….

      Kalo masalah Kenapa Amerika Serikat berada Arab Saudi…?? Karena Arab Saudi membutuhkan Alutsista, Support, Material, & Personil kepada AS dari ancaman IRAN, ISIS dan Israel…..
      Mungkin anda belum tau Klaim PETA wilayah Negara Israel, yang membentang dari Israel/Palestina, Lebanon, Suriah, Saudi Arabia sampai Iraq…..

      Kalo Urusan Politik mah, lebih luas dan panjang…., Apakah hubungan baik AS dan Israel, dan hubungan baik AS dan Arab Saudi, menjadikan Arab Saudi berteman dengan Israel….??? TiDAK……. Tidak ada hubungan diplomatik antara Israel dan Arab Saudi, bahkan orang Yahudi Ortodox dan Zionis pun tidak ada di Arab Saudi…..
      Samalah seperti Indonesia dan AS yg berteman dekat, apakah kita berteman dengan Israel juga….??? Nggak kan…
      Tapi okelah itu urusan Politik AS dan Arab Saudi, kita ambil positifnya aja, dengan adanya hubungan baik antara AS dan Saudi Arabia, ISLAM tersebar di seluruh Wilayah Amerika Serikat…..

  7. alhamdulillah…dakwah salaf makin dikenal. ahli bidah benci sunnah emang sdh dr sononya.

  8. kebenaran hanya milik ALLAH. kaga usah saling menghina, saling menjatuhkan. . . .banyak istiqfar kang.

  9. artikel yang sungguh menerik dalam hal NGAPUSI,, mohon kalo nulis yang bener, ok

  10. Bisanya hanya menjelekkan sesama muslim, inikah yg namanya muslim seperti yg dicontohkan rasulullah?.

  11. semoga Allah memberikan hidayah nya kepada antum semua yang belum kembali ke Alquran dan assunnah.. dan Dakwah salaf ini yang buat ana kembali ke jalan yang Haq..

  12. hhhhh……Takut ??
    apa g kebalik……..
    yg ditakuti apane…
    di indonesia ra ono popone….

    • Ya iyalah, Indonesia memang gak ada apa2 nya…..
      Tapi masyarakatnya yang “jauh” dari ajaran Islam akan terbuka matanya, mana yang Islam “murni” mana yg Islam “jadi2an”……
      Peribahasa mengatakan :
      “Jika ingin mencari air tawar yang murni dan bersih, bukan mencari air tawar di Sungai, atau di kali, atau lebih2 di dekat Laut, tapi carilah Air tawar di pusat nya, yaitu mata air di pegunungan…..
      Jika ingin mencari Islam yang murni dan bersih, carilah Islam, tempat dimana ia diturunkan yaitu di 2 kota suci Islam, Mekkah & Medinah, dimana? Saudi Arabia….”

  13. yang digembor2kan wahabi adalah BIDAH,,tak pernah lihat sejarah indonesia.mereka pikir bisa hidup enak kaya gini,nggak ada penjajahan kaya dulu.ulama 2 aswaja dulu sangat jenius didalam menyatukan masyarakat indonesia,yah salah satunya dengan tahlilan,selametan dll,coba kalian lakukan model dakwah kalian yang kaya sekarang ini pada jaman belanda atau jepang,.saya rasa saya hanya bisa tersenyum aja.
    budaya itu bisa kita satukan dengan agama,contoh jaman rodul kaum yahudi berpuasa di bulan a’suro,,sebelumnya islam belum ada,tapi rosul mengikuti budaya itu dan mengatakan Aku lebih berhak berpuasa aripada kalian.
    contoh lagi,,perkataan IBLIS bisa menjadi hadist,Rosululloh pernah bertanya siapa saja orang yang yang kamu benci,dan iblis menjawab semuaoran2 yang ia benci
    kalau kalian hanya bisamenfatwakan haram tanpa harus melihat sejarah,,,hidup aja di arab saudi aja sana

  14. halaaah,…saya tahun 2003-2007 pernah ikut ngaji salafi wahabi,..tidur bareng ustadnya, tampilan saya pernah jenggot celana cingkrang,..api alhamdulillah saya mendapat rahmat Allah melalui majelis sholawat dan dzikir,..akhirnya bisa keluar dari salafi wahabi,kembali ke aswaja dan semakin yakin bahwa salafi wahabi memang didesain untuk menghancurkan islam dari dalam,..sepintas bagi orang awam,.slogan kembali ke al quran dan hadis sangat bagus,..tapi setelah dipahami,..sangat berbahaya,.karena slogan tsb menganggap seolah-olah ulama /kyai, yang di luar salafi wahabi tidak ikut al quran dan hadits,..mengkafirkan orang islam secara halus,bahkan hingga juaan umat islam yang mengikuti aswaja, aku berlindung kepada Allah dari aliran-aliran yang menyesatkan semacam salafi wahabi dan sejenisnya,,…hancurkan paham salafi wahabi dan sejenisnya…!!

  15. mudah2an ALLAH segera mendatangkan imam mahdi untuk mengatasi perselisihan di antara umat Islam..biar nampak mana yg benar dan mana yg ngawur

  16. solehadin nugraha

    bagaikan…buih di lautan,merasa paling benar paling afdhol paling utama tapi untuk siapa?paling untuk golongannya karena yg diluar fahamnya…para sesepuh nu dan aswaja kenapa selalu menerapkan budaya atau adat istiadat dalam beribadah karena itulah ciri islam di indonesia bukan di arab…karena dengan adat istiadat agama bisa masuk ke lingkungan masyarakat serta ciri budaya indonesia keaneka ragaman…kalau kita menganggap semua ini adalah syriik,kufur,bidah,dll kenapa islam di indonesia menjadi agama terbesar di indonesia?lalu kenapa ada tasawuf karena dalam pengembangan ilmunya tasawuf mengenal dua hal siapa yg mengenal dirinya bakal mengenali tuhannya dan jg tidak memakai dakwah dengan cara kasar ataupun memaksakan kehendak tetapi memakai kelembutan sebagaimana rasulullah SAW berdakwah dengan uswatun hasanah,tapi banyak yg mengaku bertasawuf tapi dirinya hanya mengenali kuningan atau tembaga bukanlah emas yg murni artinya yg benar benar tasawuf memilih kelembutan daripada kekerasan karena yg mereka dakwah adalah hati atau ruhaninya lalu lahiriahnya dengan tuker pendapat,wawasan maupun ilmu agama.

  17. mau tau seperti apa yang dihadapi oleh rasulullah shalullahi alaiwassalam dalam dakwah beliau coba baca kitab Kasyfu Subhat yang ditulis oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab bin Sulaiman Attamimi

    yang dihadapi adalah kaum yang mengaku diatas millah Nabi Ibrahim, namun cuma pengakuan

    sebagaimana sekarang ngakunya muslim atau aswaja, sebatas pengakuan karena bukanlah berdasarkan Al Quran dan hadits dengan pemahaman sahabat dan dibimbing oleh para ulama sunnah yang kibar dan tsiqah.

    Indonesia yang ngakunya mayoritas mazhab Imam Syafe’i, apakah sudah benar2 pemahaman al Imam Syafe’i diikuti keseluruhan baik dalam bidang aqidah, manhaj dan lain-lain??

    Coba buang jauh-jauh fanatisme, agama ini dibangun diatas ilmu. ilmu itu yaitu berdasarkan dalil-dalil dari Al Quran dan assunnah dengan pemahaman sahabat yang diteruskan dari generasi ke generasi dampai kemasa kita ini.

    Coba baca kitab-kitab para ulama sunnah seperti kitab :
    – ushulul sunnah karya Imam Ahmad bin Ahmad
    – Syarhus sunnah karya Imam Al Barbahari
    – Aqidah Wasitiyah karya Ibnu Taimiyah
    ataupun karya-karya ulama yang aswaja alergi menyebut atau mendengar namanya yaitu Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab

    Isi kitab-kitab tersebut berupa dalil-dalil dari Al quran dan sunnah dengan pemahaman sahabat

    Kalau agama ini tidak dikembalikan kepada Al Quran dan Sunnah dengan pemahaman sahabat, teruss mau dikembalikan kepada APA ?????

    untuk masa sekarang masih banyak ulama-ulama tempat kita bertanya, seperti :
    – Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhali
    – Syaikh Shalih Fauzan al Fauzan
    – Syaikh Muhammad bin Hadi Al Madkhali
    – Syaikh Ubaid Al Jabiri

    Jangan hanya mengikuti hawa nafsu atau akal kita semata

  18. afwan Ushulus sunnah karya Imam Ahmad bin Hambal

  19. makanya dari dulu partai islam tak pernah menang. sekarang tak ada lagi ukhuwah islamiyah. yang ada ukhuwah golonganiyah……. bagaimana mungkin membentuk khilafah lagi? seperti buih di lautan. SAMA PERSIS dg apa yg disabdakan Rasulullah SAW.

  20. Ya Allah…..kalian muslim semua…jangan pada berantem…Semoga umat islam di dunia ini punya pemimpin yg bisa menyatukan kalian semua….

  21. kalo g ngerti sejarah NU g usah di share ke publik. saya tdk mempermasalahkan wahabi atau ahlusunnah waljmaah, ataupun aswaja. yg saya permaslahkan adalah sejarah NU yg rancu gara2 tulisan anda

  22. Assalaamu’alaikum yaa ahlan ,,,,,,,,,,,,,,, Khusus buat penulis artikel ini dan jg buat sluruh wahabi (terutama yg berkomentar)…dan juga buat seluruh para aswaja khususnya yg berkomentar….. “Abdi” disini cuma ingin berkomentar sbagai penengah d antara kalian yg berselisih faham dari sejak jaman dahulu kala ……. Abdi hanya ingin mengajukan pertanyaan buat k2 kubu yg berseberangan faham dgn dasar pertanyaan yg sama..,,,, smoga kalian “wahabi n aswaja” bisa menjawabnya,,, Abdi yakin pasti bisa krna kalian memang “jago” dalam dalil2 baik al-hadist n al-qur’an…Pertanyaan pertama buat kalian (wahabi n aswaja) **_ knapa sih slalu saja berdebat dan saling mengkafirkan dgn dalil hadist n al qur’an,, apa kalian tdk sadar ktika dalam perdebatan itu seakan2 rasulullah dan allah tuhan smesta alam terkesan “plinplan” (mustahil rasulullaah dan tuhanku allaah Plinplan) dlm mewahyukan hadist dan ayat sehingga hadist/ayat di buat senjata buat menyerang dan dibuat benteng buat bertahan (sungguh ironis sekali)?,,,(tolong kalian jawab),,,,,, __ yg keDua **_ Bukankh kalian sama2 yakin dgn iman Kepada ALLAAH,Rasulullah dan Al-qur’an (dalam artian kalian mempunyai tuhan yg sama Yaitu ALLAAH,Rasul yg sama yaitu Muhammad saw.,Kitab yang sama yaitu AL-qur’an) nah sekarang apakah pernah didalam ajaranNya ada peritah “Bermusuhanlah kalian sesama islam”?..(Tolong kalian jawab)….. __Yg keTiga **_ yg kalian jd kan pokok masalah yg paling utama adalah “Bid’ah” nah skarang buat “Wahabi” menurut kalian tidak ada pembagian bid’ah.. Smua bidah sesat….. Ok anggap smua bid’ah sesat tapi tolong jawab jika smuanya begitu berarti “kalian smua berada kesesatan yang nyata” abdi beri contoh jika ingin berhaji kalian memakai sarana untuk menuju ibadah haji kendaraan baik pesawat, kapal laut dll,, sdngkan rasulullah memakai onta bukan kh dlam islam bukan hanya ibadahnya saja tapi srana juga dpandang dlm masalah dterima atau tidak suatu ibadah…? (Tolong wahabi jawab ),,,,,, dan buat Aswaja bukan kah kalian meyakini bahwa wali songo itu adalh wali yg tdk ada keraguan sdikitpun buat kalian,, skarang contoh sunan kali jaga dalam sejarah ketika d suruh sunan bonang menunggui tongkat beliau dpinggir sungai sampai kuarang lebih 3thn lamanya sampai sang guru kembali hingga sampai dsarangi burung kepala beliau…nah scara pandangan jahir dan akal kalian sunan kali jaga melakukan sholat pada krun wktu. tersebut ? ,,,Tolong aswaja jawab) …… Kaliankan (aswaja) berpendapat bahwasanya “Assholatu zikri” itu adalah tidak ada selain sholat 5 waktu… Jka ada yg berpendapat jika sholat itu cukup dengan mengingat maka kalian debat mentah2 pendapat trsebut.. Ok anggap pendapat kalian benar tapi bagai mana dengan yg dlakukan sunan kali jaga slama kurang lbih 3thn tetapi beliau malah dngn cara sperti itu mendapatkan pangkat kewaliannya dan bahkan kalianpun meyakini bahwa beliau seoarang wali allaah shingga ajaran beliau kalian ikuti dan amalkan… Tolong aswaja jawab…… __Yang keEmpat**_ ddlam perdebatan kalian wahabi n aswaja stelah saling mengkafirkan ujung2nya yang ada “lihat nanti di akherat” nah kalau itu yg jd keputusan akhir kenapa masih saling mengkafirkan? Toh kalau sudah di akherat tdk ada yg bisa memperbaiki diri baik wahabi yg benar atau pun aswaja yg benar.. Yg ada hanya mempertanggung jawabkan pribadi masing2 tidak ada lagi kaum wahabi dan kaum aswaja,, guru2 kalianpun sibuk dengan dirinya sendiri tidak ada pertolongn selain syafaat rasulullaah jd apa kalian kira perdebatan kalian yg turun temurun ini akan berlanjut di akherat?? Tolong kalian merenung sjenak…… Tak ada yg tahu kebenaran yang haq sbenar2 haq slain dari Rabbul izzati… Anjingpun jk allah membri rahmat akan masuk kesyurganya allah,,, jika kalian menginginkan syurga(makluh allaah jua),, “””keinginan yg utama adalh bersama kekasihnya yg maha memiliki sgalanya bukan menginginkan makhluknya”””””. Untuk itu harapan abdi jgn lg mengkafirkan ssama muslim walaupun hanya sbesar jarrah ada keyakinan/imannya kepada allaah,rasulullah dan al qur’an mereka tetap saudara seiman bukanlh kafir apalagi hanya berbeda pendapat dan pemahaman ,,,, sadarlah kalian bahwa di dalam hadist dan ayat ayat al qur’an itu banyak sekali yng tidak kita fahami maksud yg sbenar2nya karna ada yg tersurat dan tersirat,, ada yg langsung dan yg nanti, ada yg telah lalu dan yg akan datang,ada yg nyata dan yg gaib,ada yg terang terangan dan yg rahasia dan hanya orang2 yg dberi allah ilmu dari sisiNyalh (ilmu tentang hadist n al qur’an) yg dapat mengungkap apa sbenar2 maksud dari hadist n al qur’an… Jd bagi kita jangan ikut2an sadarlah ada masalah yg lebih penting yaitu benahi pribadi kita sbaik2nya hingga mendapat hidayah dan rahmat disisi allaah……. wassalam…..

    • Ma ksih komennya td nya sy jg pngen nengahin tp ga tau caranya krn sy sdh bsn ada prdebatan trus mnrus nanti isl ga maju2 smentara org lain sdh jauh ninggalin kta

  23. Horeeeeeeee wahabi kafiiirr…!!!!! Horeeeeeeee Aswaja/NU kafiiiiiiiiirrr…!!!! Horeeeeeeee Islam kafiiiiiiIiiiiiiiiiirrrr,,,,,,!!!!! apakah itu yg kalian inginkan ???!!!!! Dgn permusuhan kalian sesama islam sendiri maka jgn salah kan jika agama lain lebih mengkafir kan islam,, mereka bersorak kegirangan karna kalianlah mereka mendapatkan kepuasan bathin dan kemenangan tiada taranya karna mendapatkan kemenangan tanpa berperang.. islam bukan milik wahabi,bukan milik N.U,bukan milik aswaja,bukan pula milik golongan siapa2 islam milik pribadi2 yg tulus mengimani dan menjalankannya tanpa embel2 apa dan siapa… Islam adalah Semata2 karna ALLAAH… Islam agama “rahmatan lil’alamiin” jika klian sesama islam sdh kacau balau sperti ini mnurutkan ego,merasa paling benar,lalu inikah islam?? Bukan bukan dan bukan ini islam…..,,,,,, Islam adalah karna ALLAAH dan karna Rasulullah bukan karna Wahabi dan Aswaja/NU Islam adalah yg menyangi saudara seiman,,,bukan membenci saudaranya. Islam adalah yg menasehati dan membimbing saudaranya jika ada yg tersesat bukan mencaci maki dan sesat menyesatkan … Islam adalah yg merasa sakit jika saudaranya dihina dan apalagi dikafirkan bukan malah menghina dan mengkafirkan saudaranya,,, Bagaimana skarang rasa persaudaraan yg diikat Rasulullah dengan tali Islam tersebut bisa kalian putuskan dengan dalil dan ayat2 yg diajarkan oleh rasulullaah sendiri hanya karna masing2 diantara kalian mencari “PEMBENARAN” bukan “KEBENARAN”. Tak akan ada “KEBENARAN” yg kalian dapatkan dlm memutholaah hadist dan ayat alqur’an kalau hanya untuk mencari “PEMBENARAN” karna smua itu dlandasi “NAFSU”… Dan pemilik NAFSU adalah Iblis dan Syaithon Laknattullaah…,,,,,, “SADARLAH WAHAI SAUDARA SEIMAN” “SADARLAH WAHAI SAUDARA SEIMAN”. “SADARLAAAAAAAAAAAAAAAAAAH,,,,,,,,,,,,,,, “

  24. Abubakar Bin Rusydi

    Memang yang paling tidak dapat menerima dakwah para Salafus Shaleh…adalah para Ahli Bid’ah…..karena Apabila seorang ahli maksiat, dia memang sadar kalau dia maksiat sehingga, begitu di dakwahi dia aka bertaubat. Sementra ahli bid’ah apabila di dakwahi yang benar, akan segera menolak karrna mereka merasa ke bid’ah an nya lebih benar……Contoh : Apa Rasulullah SAW pernah merayakan Hari Ulang Tahun beliau?….. Tapi mengapa justru kita merayakan dengan alasan beribadah……Padahal beliau sendiri tidak pernah mencontohkan…..

    • asslamu’alaikium akhi,,

      dari dulu orang2 salafi ini selalu mengatakan ini bi’dah itu bid’ah tapi definisi bid’ah itu sendiri org2 salafi tidak paham.. bid’ah ini bagi orang salafi sudah mnjadi hukum baru, berbeda dari tafsir para ulama MUZTAHID yg mengatakan hukum dalam islam ada 2, yg disuruh dan yg dilarang.. lalu para ulama muztahid membagi 2 hukum terebut menjadi 5, 2 yg disuruh(wajib dan sunnah) dan 2 yg dilarang(makruh dan haram) lalu ditengah2 tidak disuruh dan tidak dilarang yaitu MUBAH, orang salafi ini menambah 1 hukum lagi yaitu BID’AH.. hukum baru salafi ini seolah2 dibuat untuk menyelisihi para ulama muztahid(terencana atau tidak) dgn tujuan tertentu atau karna nafsu ulama tertentu..

      asal akhi tau 4 ulama madzhab dengan seluruh para disiplin ilmu membagi bid’ah menjadi 2 dgn pertimbangan seluruh hapalan hadits 4 ulama madzhab.. yaitu bid’ah terpuji dan bid’ah tercela.. dan 4 ulama madzhab mentafsirkan hadits dgn alat ilmu tafsir (ilmu nahwu, shorof, balaghoh, mantiq, dll dll) karna alqur’an dan hadit’s ini adalah bahasa.. sementara orang2 salafi menafsirkan hadits menuruh terjemahan.. yg nerjemahkan org2 salafi pulak apa gk sesat? didakwahkan pulak, sesat dan menyesatkanlah jadinya.. asal akhi tau kiblat ilmu agama adalah ilmu dari ulama MADZHAB.. bukan dari ulama ARAB..

      masalah ulang tahun, di alqur’an dan hadits ada dan boleh di amalkan asal tidak berlebihan.. dan para ulama madzhab memberikan hukum merayakan ulang tahun itu BOLEH, rasul sndiri merayakan hari ulang tahunnya dgn berpuasa pada hari senin karna rasulullah SAW lahir pada hari senin, di alqur’an sndiri ALLAH memberi selamat hari kelahiran nabi isa.. ini makanya BERBAHAYA klo ngaji pada yg selain ulama.. karna yg benar2 ulama adalah 4 ulama madzhab, dan org2 yg berguru melalui kitab2nya.. setelahnya yg memberikan fatwa selain ilmu dari mereka adalah SESAT dan MENYESATKAN

      coba cek video ini supaya wawasan luas:

      dan video ini (bab 1-10)

  25. Bid’ah pokoknya gk peduli apapun itu,yg gk pernh di lakukan nabi adalah bid’ah.

    nabi gk prnh adzan pkai speaker (bid’ah)
    nabi gk pernh dakwah lewat intrnet (bid’ah)
    nabi gk prnh main facebook (bid’ah)
    nabi gk prnh makan bakso,kl ada mana dalilnya makan bakso di bolehkan.
    masih bnyak yg ada di zaman skrg yg gk ada di zaman nabi.

    • Bid’ah mulu sih… ha ha ha

    • dalam Islam, semua produk (fisik atau non-fisik) selain aqidah, boleh saja diadopsi | teknologi juga termasuk “produk non-aqidah”. Tapi produk aqidah, selamanya bukan bagian daripada Islam | kita mencukupkan diri pada Kitabullah dan Sunnah, itu yang terbaik.

    • la aku ngomong jowo iki berarti bid’ah yoo la nabi gak pernah ngomong jawa waduuhhh

    • kalo urusan makan mah gak perlu pake dasar bidah mas. cukup hukum haram atau halal saja. mas apa kowe udah pelajari bener apa itu “salafi” ? bukan selfi loh mas. Islam itu mudah, sebaliknya banyak bidah yang membuat Islam jadi sulit. Jika mengaku Aswaja kenapa tidak berpegang kepada sunah? Tolong dalam membuat komentar silahkan didasarkan kepada dalil yang benar jangan didasarkan emosi. Jadilah muslim yang berahlak baik dalam berkomentar.

  26. Aneh, namanya ahlusunah wal jamaah, tapi kok amalan nya jauh dari sunnah rasul, yang mubah di wajibkan yang sunah di abaikan

  27. Salafi itu bukan wahabi!! Tolong baca sejarah wahabi dulu jangan asal menuduh,wahabi memang golongan yang mengkafirkan orang lain yg tidak sepaham dengannya dan kita memang harus memeranginya,tapi salafi bukan wahabi.Yang menuduh harus menunjukkan bukti,tunjukkan bukti apakah pernah ada dakwah salafi yang mengatakan orang lain yg belum mengerti dan masih menjalankan praktek2 bid’ah adalah orang kafir?

  28. al kisah , zaman dahulu orang berkendaraan unta, kuda, keledai dsb.
    zaman dahulu orang berpakaian ala zaman dahulu,
    zaman dahulu orang menulis di pelepah korma di kulit hewan, dsb.
    zaman dahulu orang makan gandum, kurma, dsb.
    zaman dahulu orang sholat di masjidil haram, masjidil aqsha, masjidinnabawi, dsb.
    zaman dahulu orang tinggal di jazirah arab dan sekitarnya,..
    zaman dahulu orang berbahasa arab.

  29. saya orang arab, cuma cari makanya aja di indonesia.
    sifat saya suka menghapus peninggalan bersejarah, peninggalan nenek moyang (para pendahulu kami) sedikit demi sedikit kami hapus, kami runtuhkan, untuk kepentingan umat, sehingga kelak para pendahulu kami tinggal namanya saja, tanpa ada bukti2 benda bersejarah yg kuat, dan kemudian hilang ditelan bumi….. tanpa bekas……

  30. mules denger bidah terus. khutbah pakai bhs indonesia bidah dk y, soal sy blm dpt haditsnya, cb saudaraku tlg carikan….pernah dk rasul mencntohkan..

  31. Alhamdulillah….sangat bagus untuk pencerahan Umat Akhi..” dan mohon SAVE DAN SHARE…Jazakallahu khair…” semoga Dakwahnya diberi balasan yang Baik…Amiin.

  32. salafi wahabi ini jelas2 gerakan dakwah sesat menyesatkan, karna dakwahnya tanpa ilmu, mereka menafsirkan al qur’an dan hadits menurut otak dan nafsu ulama mereka sendiri yaitu syeikh abdul wahhab dkk, bukan dari 4 ulama mujtahid, gerakan dakwahnya menyesatkan ummat seluruhny dari ilmu yg benar yaitu mereka menyuruh untuk tidak bertaqlid terhadap ulama mujtahid padahal hal itu adalah Wajib hukumnya.. banyak kitab2 palsu yg di potong2 dari kitab aslinya hanya untuk mendukung hujjah mereka.. salafi wahhabi ini gemar berdebat, mereka berdebat hanya untuk mencari menang bukan mencari benar, itulah sebabnya banyak hadits yg dipotong, dan pendapat ulama yg dipalsukan.. mereka menerjemahkan hadits dari segi terjemahan bukan dari ilmu tafsir.. saran saya untuk pengikut salafi wahhabi untuk segera bertobat, segeralah cari guru yg benar2 guru.. pelajarilah fiqih dari ulama madzhab, karna puncak dari ilmu hadits itu adalah fiqih.. jangan menafsirkan hadits dari otak dan nafsu sendiri..

    • Wahai hanafi, tunjukkan padaku mana hadits yg katanya di potong wahabi, dan tunjukkan juga padaku mana ulama’ mazhab menuntun ritual tahlilan (kenduri kematian tiga hari, nujuh hari dst), dan tujukkan juga padaku ayat alqur’an dan hadits yg mana di pahami sesuai selera otak wahabi. Kalau kamu tidak bisa menunjukkan dengan fakta Ilmiah berarti nyatalah sekali bahwa kamu antek Iblis !, dan sifat Iblis yg utama adalah Pendusta !!

  33. Bagi para muslimin..entah itu yg fanatik sm NU,Salafy & yg lainnya..coba perhatikan & fahami Sabda Nabi Muhammad berikut yg artinya : “Agama ini (Islam) akan berpecah belah menjadi 73 golongan,yang 72 golongan akan masuk kedalam Neraka,yang 1 golongan akan masuk kedalam surga,(yang 1 golongan itu) adalah Jamaah.”

    Silahkan renungkan..jangan hanya berdebat saja..Agama tdk utk diperdebatkan..tp utk diamalkan.

    Mereka (Jamaah) ada disekitar kita..dan mungkin kita blm menyadarinya..
    Mereka sudah teruji oleh waktu..
    Mereka sama tapi berbeda..
    Mereka punya ciri khas yg mudah dikenali..
    & jangan bilang mereka keliru,salah,bid’ah sebelum Anda merasakanxa sendiri..

    Klo Anda ingin merasakan xa sendiri,saya kasih bocoran xa,
    Mereka punya : * 4 TALI YANG KUAT…*

    Mohon maaf yg sebesar-besar xa jk ada kekeliruan xa..disini saya cm amar makruf nahi mungkar..tdk mau berdebat.tdk mau cari musuh..tdk mau menuduh si A,si B yg salah atau keliru.

    Alhamdulillahi jaza kumullahu khoiron..

    +++

    • tambahan dari coment muhammad fauzan…”Bahwa 1 golongan yang masuk surga adalah yang mengikuti al-Quran dan Sunnahku”.

      dalam alquran/Hadist soheh :”Jika kalian berselisih,kembalikan pada al-Qur’an & Sunnah”.

      cmn dsini mungkin karena berbeda tingkat keilmuan/Tafsir dr hadist/al-Quran.jdilah timbul prbedaan pendapat.

      Kembalikan semua kepada Allah swt,Rasull&para Sahabatnya.

      hadits nabi :”Sholatlah kalian seperti sholatku”

      Wallahu’alam bishowaab

      • Firman Allah Swt:”Maka hendaklah orang-orang yang
        menyalahi perintah-Nya takut akan ditimpa cobaan atau
        ditimpa adzab yang pedih.(QS.An-Nur:63).
        Dan hendaklah kita kembali kepada ajaran Rasulullah
        Saw dalam menentukan sesuatu hal didalam agama.Allah
        Swt berfirman:
        “Kemudian kami jadikan kamu diatas syari`at(peraturan)
        dan urusan agama itu,maka ikutilah syari`at itu dan
        janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak
        mengetahui(QS.Al-Jaatsiyah:18).
        Firman Allah Ta`ala:
        Dan sesungguhnya ini adalah jalan ku yang lurus,maka
        ikutila dia,dan janganlah kamu mengikutu jalan-jalan
        (yang lain),karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan
        kamu dari jalan nya.yang demikian itu diperintahkan
        Allah kepadamu agar kamu bertakwa.(QS.Al-An`am:153).
        Firman Allah Ta`ala:
        Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri
        teladan yang baik bagimu yaitu bagi orang yang
        mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan
        dia banyak menyebut Allah.(QS.Al-Ahzaab:21)
        Dan firman Allah Ta`ala:
        Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama
        masuk islam diantara orang-orang muhajirin dan anshar
        dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan
        baik,Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha
        kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka
        jannah-jannah yang mengalir sungai-sungai di
        dalamnya,mereka kekal didalamnya selama-
        lamanya.itulah kemenangan yang besar.(QS.At-
        Taubah:100)
        Setiap sesuatu hal didalam agama yang tidak pernah
        dicontohkan oleh Rasulullah Saw maka hal itu
        tertolak,sebagaimana sabda Rasulullah Saw:
        Rasulullah Saw bersabda: “Barang siapa yang melakukan
        suatu amal yang tidak kami perintahkan,maka hal itu
        tertolak.(HR.Muslim dari Aisyah).

    • astroboywarrior@gmail.com

      hai orang nu yg kmntar disini.. saya doakan semoga kalian tetap teguh pada pendirian kalian. semoga kalian makin tersesat jauh dan masuk neraka dalam kehinaan karena kebodohan dan keblo,onan kalian. amien… HIDUP NENEK MOYANG!!!!!! LoL…:D

  34. 1) Ketika kyai Wahabi ditanya, “pandangan anda tentang Nu??”
    Dengan tegas menjawab “SESAT ahli bid’ah apalagi syi’ah”
    2) Ketika kyai syi’ah ditanya, “apa pandangan anda tentang NU??”
    Dengan tegas “SESAT tidak mengikuti ahlul bait dan 12 imam apalagi Wahabi”
    3) Tapi ketika kyai Nu ditanya, “pandangan anda tentang syi’ah dan Wahabi yang menganggap sesat kpd NU??”
    Dengan lembut “bagaimana pun mereka saudara kami.”
    .Maka Dari sini sudah bisa kita nilai tanpa perlu berkomentar.

  35. Para umat, janganlah hanya menghina .
    Apakan itu yang di ajarkan Wahabi?
    Janganlah iri hati .!!!

  36. Aslmkm Ustads Firanda, memang sekarang Umat islam diTanah air akan sulit utk dikembalikan ke Jalan yg sesuai dg Sunnah Rassul karna para kyai dan ustadsnya sendiri bersikokoh utk membela apa yg mereka jalankan selama ini walaupun sebenarnya mereka sadar akan ketidak benaran/melenceng dari yg diajarkan Nabi itu sendiri,hal itu dikarnakan Nafsu duniawi yg sudah menguasai mereka, Tapi Kami sangat berharap Para Usatads Salafi Tidak berkecil hati karna InsaAllah Allah akan selalu Membukakan Jalan bagi Umatnya Yg mau kembali kejalanNya. Amin, Sekali lagi Berjuanglah teru Pak Ustads Firanda semoga pak Firanda selalu dilindungiNya dan diberikan kesehatan selalu juga diTambahkan Ilmunya..

  37. Aku asal jawa pndidikan ISLAM JAWA DBWH PONPES SALAFIAH YG KBNYAKAN ORANG2 NU. Tp gak tamat. Tapi suka blajar diatas tingkatan plajaran skolah.sereng menentang di situs misionair kristen sereng diblokirin. Ku jujur pngen jd umat ISLAM SJATI. Nah ku tdk mempedulikan mslh nu muhamadiah atao wahabiah. NABI MUHAMAD S.A.W BUKAN DR SLH SATU GOLONGAN NAMA2 KELOMPOK. Tp bila ditanya siapa kamu di jwb aku muslim. Smua umat yg ISLAM WAJIB MENJWB AKU MUSLIM dan bkn aku nu aku muhamadiah atao wahabi atao yg laen2. Muslim saudara muslim dan diharamkan darah harta n khrmatanya. Tp jika brselisih maka Wajib BRPGANG PD TALI AGAMA yaitu ALQUR’AN N SUNAH. Dan anjuran Musyawarah. Yg mau nyari kbenaran wajiblah bg muslim bgai nyari ilmu wajib juga. Aku hormati pndiri nu dan pndiri lain2nya. Sbb para pndiri jika ditanya apakah anda ketua firqoh2? Pasti jwbnya bkn. Kalo mrk briman maka jwbnya pasti kami muslim. Mrk tdk hidup dlm satu kurun atao tdk seumuran. Andai aku bisa mnyatukan ku kan satukan umat Íslam sdunia. Tp kita sbg muslim patut kt brsatu. Masalahnya kita satu ROSULULLAH DAN SATU ALLAH DAN SATU UMAT YG MASIH BODOH. anda pinter? Ya mungkin pinter tp durhaka krn tdk brsatu. Jika brdbat atao musyawarah apakah anda memakei ALQUR’AN DAN SUNAH? Nah anda solat 5 waktu? Bc ALQUR’AN YG SAMA APA BEDA? Oh trlalu bnyk ckp dulu kata2ku

  38. itulah orang yg awam tentang agama. orang-orang yg berdakwah kepada tauhid di sebut sesat. Allah Ta’ala berfirman: “Dan katakanlah: “Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap”. Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.”” (Al-Isra’:81)

  39. jika orang-orang yang berdakwah kepada tauhid dan yang paling ta’at kepada Allah dan Rasulullah disebut wahabi maka saksikanlah jin dan manusia bahwa saya adalah wahabi

  40. Sedari lahir ana besar di kalangan NU dan mengamalkan amalan NU. Jd sudah sangat familiar dg kepungan, tahlilan, yasinan, dll. Mereka orang NU adalah keluarga, tetangga, teman sejawat saya.

    Ketika SMA, kakak saya bertanya ”Ainalloh?” Dan waktu itu kujawab, ”Alloh ada di mana-mana”. Kemudian beliau menimpali, ”Berarti Alloh jg ada di wc, bahkan di bawah kakimu dong.” Sejak itulah awal saya mengenal pertama kali dakwah salaf. Memang awalnya terkesan nyeleneh.. Tp, semakin hari jd semakin mantap, bukannya bosan seperti sebelumnya yg beramal hanya atas dasar ”melu-melu tok.” Kami anak muda butuh penjelasan ilmiah.

    Di kampung saya, ada dua golongan ormas [NU-Muhammadiyah] yg dipisahkan daerah kosong. Saya akrab dg kedua masyarakatnya. Sholat pun sengaja bolak-balik ke masjid mereka. Sebenarnya gaada masalah yg berarti, tp tetap saja seolah ada jurang pemisah sosial.

    Jd yg ingin saya coba katakan adalah.. ”Mari kita amalkan apa yang kita yakini, jaga toleransi, yakinlah bahwa hidayah hanyalah milik Alloh.”

  41. Bid’ah itu hubungannya sama ritual ibadah mas , kalo naik pesawat ,pake handphone , ngetik pake laptop itu mah bukan suatu ritual ibadah…
    sudahlah cobalah kalian berpikir diluar konteks pemikiran aliran kalian dan pahami pemikiran yang diluar golongan kalian selama syahadatnya masih sama…
    + Buat para salafis wahabi cobalah sikapi saudara kita NU ini seperti kumpulan orang yang takut perpecahan diantara umat muslim indonesia yang sudah kental membaur dengan budaya leluhur , dan mereka memiliki dasar “segala perbuatan itu tergantung niatnya” meskipun itu bid’ah kalau diniatkan baik jadi baik menurut mereka.

    + Buat para NU coba berpikir saja kalau para wahabi ini cuma kumpulan orang yang main aman ,jadi mereka itu cari yang pasti pasti aja (pasti ada dasarnya maksudku)

    demikian saudaraku nasehat dari saya , umat muslim itu dikatakan rasul akan terpecah menjadi 72 golongan..
    itu sudah suatu nubuwat yang tidak bisa dihindari..
    perbedaan adalah rahmat kalau kata ulama2 dulu…

    • Kita hidup di akhir zaman, zaman banyak fitnah, zaman banyak perpecahan.Daripada kita masing2 mengklaim Aswaja yg paling benar. Solusi – nya agar umat Islam Indonesia : Para NU & Salafy buat forum silaturahim, Buat tak’ lim bersama…tak’lim membahas ilmu tafsir/ hadits, belajar ilmu nahwu bersama2 atau sholat berjamaah bersama2 NU & salafi. Jangan ekslusif …hanya bangga dengan tak’lim nya kelompok masing2. Dan terpenting mari kita berdoa agar seluruh Umat Muslim Indonesia di akhir zaman nanti bisa bersatu mendapat petunjuk Allah SWT bersama sama berjihad bersama Imam Mahdi melawan musuh2 Allah & Rosul.Apakah kita menginginkan Persatuan ??? Mari perbanyak silaturahim…karena Perpecahan Muslim di akhir zaman terjadi karena putusnya silaturahim..jangan hanya membahas perbedaan melulu. Hati2 juga media digunakan musuh2 Allah untuk mengadu domba Muslim agar semakin berpecah belah. Smg kita semua selalu dalam lindungan & hidayah Allah SWT. Amiin Ya Rabb

    • Mantab..ini baru yg Manhaj ikut As Sunnah,bukan Manhaj Muhdats

  42. Slogan kembali kepada Al-Qur’an & Sunnah itu sangat bagus bila diikuti dengan akhlaqulkarimahnya Rosulullah SAW…….Kenyataannya slogan tersebutlah yang dipakai oleh Sayidina Husein RA dalam meluruskan sistem pemerintahan islam Yazid bin Muawiyah….namun apa lacur, Sayidina Husein RA, keluarga dan sahabat serta angkatan perangnya habis dibunuh oleh kelompok yazid dan ibn ziyad di kerbala………sejarah ini akan berulang-ulang terus sampai hari kiamat….ini pelajaran bagus dari Sayidina Husein agar kita kembali ke ajaran Rosulullah SAW.

    • Hihi..kayak Idahram aja

    • Assalamualaikum buat saudara Islam, baik dari NU, Muhammadyah, dan Salafy..kecuali Non muslim termasuk Syiah dgn segala macam sektenya.
      Saya berharap NU dan Muhammadyah bersih dari Syiah dan segala macam kesesatannya.
      HadaanAllah

  43. Assalamua’laikum…klo saya pribadi sampe saat ini msh belajar dan terus belajar kpd setiap ahli agama tanpa melihat dari “bajunya”..yg sesuai dgn Qur’an n sunnah sy ikuti..yg tdk sesuai Qur’an n sunnah tdk sy jalankan,mengkaji dan berusaha tuk mengamalkan semua perintah Alloh SWT sesuai dgn apa yg dicontohkan oleh Rosulullah semaksimal mungkin,sambil trus berdo’a mohon petunjuk dan perlindungan kpd Alloh SWT semoga sy selalu bs melaksanakan semua perintah-NYA sesuai dgn apa yg dicontohkan oleh Rasululloh SAW…kt hrs berpegang teguh pada Qur’an dan Sunnah Rasululloh..apapun resikonya!! Resiko paling besar paling MATI..!! Kematian yg Ikhlas dgn tujuan u bertemu dgn Alloh..(semoga Alloh berkenan..amin.. ) dgn tetap berpegang teguh pd Qur’an n sunnah Rasululloh adalah tujuan hidup saya..!! Alloh Yang Maha Berilmu semoga memberikan petunjuk kpd kita semua yg mengaku hamba Alloh dan mengaku pengikut Rasulullah..klo memang betul kita mencintai Alloh dan Rasululloh,ikuti semua perintah Alloh sesuai dgn apa yg telah dicontohkan oleh Rasululloh..jgn sampe kita mengaku mencintai dan pengikut Rasulullah tp faktanya justru berkhianat pd ajaran Alloh (Qur’an) dan mengingkari Sunnah Rasululloh..maka dari itu..berhati-hatilah saudara2ku..waspadalah terhadap pembuat2 fitnah..jgnlah saling mengumpat satu sama lain,apalagi sampe mengancam, menantang ngajak berantem..dewasalah..semoga Alloh melimpahkan rahmat serta hidayah NYA kpd kt semua..amin..

  44. Tujuan manusia hidup kan mencari RIDHO Allah.. pilihlah jalan yg terbaik untuk mencapainya.. dan untuk menemukannya dengan cara belajar bermusyawarah dan berdiskusi..
    NEWBIE

  45. artikel yang bagus..semoga membawa kepada kebaikan.karena islam adalah agama murni dari allah swt. maka kita wajib menjaga kemurniannya.jangan sampai islam hanya sebagai selimut tipis dari kebudayaan masyarakat kita.

  46. Wah, wah, wah,
    ini jelas situs yang punya “WAHABI” .
    Krn ketahuan benar menjelek2kan “NU” .
    Dah skrg begini aja yah, kamu yg punya situs ini kan aliran WAHABI .
    Udah, kamu pergi aja dari indonesia, jgn di sini. Pergi sono ke ARAB SAUDI tempat lahirnya WAHABI.
    Kn kamu sndri yg bilang klo NU lahir di indonesia, sedangkan WAHABI lahir di ARAB SAUDI. ya udah kamu sama pengikut WAHABI yg laen jgn di indonesia.
    Atau kamu mau PERANG ???
    Ingat ya warga NU SIAP untk PERANG sama WAHABI.
    Dan siap mengusir kalian semua Antek2 WAHABI dari indonesia.
    Yg jelas2 tempat kelahiran NU.

  47. ini media fitnah , jangan pernah terhasut,

  48. Wahabi Bukan Sebuah Mazhab!
    Nadirsyah Hosen

    Wahabi didirikan oleh Muhammad bin Abdul Wahhab. Pendiri Wahabi ini merupakan murid Ibn Qayyimal-Jauziyah. Ibn Qayyim sendiri merupakan murid Ibn Taimiyah. Ibn Taimiyah adalah pemuka mazhab Hanbali.

    Dari silsilah seperti itu, kita tahu bahwa sebenarnya pendapat ataupun kalau boleh disebut ajaran Wahabi itu sebenarnya bersumber dari mazhab Hanbali. Imam Ahmad bin Hanbal terkenal sebagai Imam mazhab yang cukup ketat berpegang pada nash. Jarang sekali ia memainkan unsur logika dalam membahas suatu nash.Tak heran banyak kalangan yang mempersoalkan posisi Imam Ahmad. Beliau dianggap bukan ahli fiqih. Beliau hanya menyusun kitab hadis yang sistematika babnya disusun menurut bab dalam ilmu fiqh. Kalaupun ia dianggap ahli hadis, ternyata kitab Musnad-nya tidaklah termasuk dalam “kutubus sittah” (enam kitab hadis terkemuka). Jadi, sebagai ahli fiqih ia diragukan, dan sebagai ahli hadis pun juga layak dipertanyakan.

    Akan tetapi, terlepas dari kontroversi akan ketokohan Imam ahmad, yang jelas dari sisi penganut paham Ahlus Sunnah Wal Jama’ah beliau berjasa besar dalam mempertahankan aqidah islamiyah. Imam Ahmad dalam ilmu kalam dikelompokkan sebagai penganut paham salafiyah; sebuah paham yang sebenarnya banyak berbeda dengan paham Asy’ariyah (yang diikuti di Indonesia itu).

    Dari sini kita sudah bisa menangkap bahwa Muhammad bin Abdul wahhab, pendiri Wahabi itu, sudah punya beban sejarah yang kontroversial, karena guru dari gurunya sendiri juga dianggap kontroversial. Dari sini pula kita bisa mengerti mengapa Muhammadiyah dan NU terlihat sangat susah untuk “bertemu”. NU mengambil paham Asy’ariyah sedangkan Muhammadiyah, yang terpengaruh Wahabi, lebih cenderung pada paham Salaf.

    Dari sini kita bisa pula mengerti mengapa pesantren tradisional di Indonesia tidak mengajarkan kitab Ibn Taimiyah (pemuka mazhab Hanbali), bahkan banyak yang masih mengkafirkan Ibn Taimiyah di Indonesia. Kita bisa pula memahami, bahwa salah satu akar keberatan banyak ulama terhadap pemikiran Cak Nur adalah karena Cak Nur juga sangat sering (bahkan terlalu sering) mengutip Ibn Taimiyah dalam tulisannya.

    Tapi, apakah Wahabi itu sebuah mazhab? Saya cenderung berpendapat bahwa Wahabi itu kedudukannya sama dengan Muhammadiyah atau NU, Persis atau malah Isnet:)

    Wahabi hanyalah kelompok (harakah) biasa atau sebut saja semacam organisasi. Wahabi tak memiliki pendapat sendiri, karena ia sepenuhnya mengiku
    ti mazhab Hanbali. Sama dengan NU yang tak bisa kita anggap sebagai mazhab tersendiri, karena NU merupakan organisasi yang pada hakekatnya banyak berpegang pada mazhab Syafi’i. Sayangnya, Wahabi juga memasuki wilayah politik sehingga perbedaan kelompok ini dengan para ulama lainnya cukup diwarnai “perseteruan politik”. Kalimat terakhir ini juga merupakan alasan “kontroversial”-nya Wahabi.

  49. 55 kesesatan wahabi dan salafi
    55 DALIL KESESATAN WAHABIYYAH.
    1. Golongan yang membawa Aqidah Yahudi (Allah duduk bersemayam).
    2. Golongan yang beriman kepada sesetengah ayat dan kafir dengan sesetengah ayat Al-Quran.
    3. Golongan yang menolak Takwil pada sesetengah ayat, dan membolehkan Takwil pada yang
    mengikut nafsu mereka.
    4. Golongan yang menafikan Kenabian Nabi Adam A.S.
    5. Golongan yang menyatakan bahawa Alam ini Qidam(Rujuk pandangan ibn Taimiyyah).
    6. Golongan yang mengkafirkan Imam Abu al-Hasan Al-Asa’rie dan seluruh Ummat Islam
    yang berpegang kepada method Aqidah yang telah disusuh oleh Imam tersebut.
    7. Golongan yang mengkafirkan Sultan Sholahuddin Al-Ayyubi dan Sultan Muhammad Al-
    Fateh.
    8. Golongan yang mengkafirkan Imam An-Nawawi dan Seluruh Ulama’ Islam yang mengikut
    (Asya’irah dan Maturidiyyah).
    9. Golongan yang mengdhoifkan hadi-hadis shohih dan mengshohihkan hadis-hadis dhoif (lihat
    penulisan Albani).
    10. Golongan yang tidak mempelajari ilmu dari Guru atau Syeikh, hanya membaca.
    11. Golongan yang mengharamkan bermusafir ke Madinah dengan niat ziarah Nabi Muhammad
    SAW.
    12. Golongan yang membunuh Ummat Islam beramai-ramai di Mekah, Madinah, dan beberapa
    kawasan di tanah Hijaz (lihat tarikh an-najdi).
    13. Golongan yang meminta bantuan Askar dan Senjata pihak Britain (yang bertapak di tempat;
    Kuwait pada ketika ini) ketika kalah dalam perang ketika mereka mahu menjajah Mekah dan
    Madinah.
    14. Golongan yang menghancurkan turath(sejarah peninggalan) Ummat Islam di Mekah dan
    Madinah.(lihat kawasan perkuburan Jannatul Baqi’, Bukit Uhud dan sebagainya)
    15. Golongan yang membenci kaum ahlul bait. (kononnya bagi wahabi; semua ahlul bait syiah@
    sesat)
    16. Golongan yang bersalahan dengan Ijma’ para Shohabah, Tabi’in, Salaf, khalaf dan seluruh
    Ulama’ ASWJ.
    17. Golongan yang mendakwa Aqal tidakboleh digunakan dalam dalil syarak, dengan menolok
    fungsi Aqal.(ayat-ayat Al-Quran menyarankan menggunakan Aqal)
    18. Golongan yang mengejar syuhrah(pangkat, nama, promosi,kemasyhuran) dengan
    menggunakan fahaman salah mereka terhadap Al-Quran dan As-Sunnah. (Malah Al-Quran
    dan As-Sunnah bebas daripada apa yang wahabi war-warkan)
    19. Golongan yang mengdhoifkan hadis solat terawikh 20 rakaat.(Albani)
    20. Golongan yang mengharamkan menggunakan Tasbih.(Albani)
    21. Golongan yang mengharamkan berpuasa pada hari sabtu walaupun hari Arafah jatuh pada
    hari tersebut.(Albani)
    22. Golongan yang memperlecehkan Imam Abi Hanifah R.A.(Albani)
    23. Golongan yang mendakwa Allah memenuhi alam ini dan menghina Allah dengan
    meletakkan anggota pada Allah SWT.
    24. Golongan yang mendakwa Nabi Muhammad SAW tidak hayyan(hidup) di kubur Nabi
    Muhammad SAW.(Albani)
    25. Golongan yang melarang membaca “Sayyidina” dan menganggap perbuatan itu bida’ah
    sesat.
    26. Golongan yang mengingkari membaca Al-Quran ke atas si mati dan membaca Talqin.
    27. Golongan yang melarang membaca selawat selepas azan.(Albani)
    28. Golongan yang mengatakan Syurga dan Neraka ini fana’(tidak akan kekal).(ibn Taimiyyah)
    29. Golongan yang mengatakan lafaz talaq tiga tidak jatuh, jika “aku talaq kamu dengan talaq
    tiga “. (ibn Taimiyyah.
    30. Golongan yang Mengisbatkan(menyatakan/menetapkan) tempat bagi Allah, mengatakan
    Allah turun seperti turunnya. (Ibn Taimiyyah)
    31. Golongan yang menggunakan wang ringgit untuk menggerakkan ajaran sesat mereka,
    membuat tadlis(penipuan dan pengubahsuaian) di dalam kitab-kitab ulama’ yang tidak
    bersependapat dengan mereka.
    32. Golongan yang mengkafirkan sesiapa orang Islam yang menetap di Palestine sekarang
    ini.(Albani)
    33. Golongan yang mengbid’ahkan seluruh ummat Islam.
    34. Golongan yang menghukumkan syirik terhadap amalan ummat Islam.
    35. Golongan yang membawa ajaranTauhid 3 dan tidak pernah diajar oleh Nabi Muhamad SAW.
    (Ibn Taimiyyah)
    36. Golongan yang mengatakan bahawa Abu Jahal dan Abu Lahab juga mempunyai Tauhid,
    tidak pernah Nabi Muhammad SAW ajar begini atau pun para Shohabah R.A. (Muhamad
    abd Wahab)
    37. Golongan yang membolehkan memakai lambang “salib” hanya semata-mata untuk
    mujamalah/urusan rasmi kerajaan, ianya tidak kufur. (Bin Baz)
    38. Golongan yang membiyayai kewangan Askar Kaum Kuffar untuk membunuh Ummat Islam
    dan melindungi negara mereka. (kerajaan Wahabi Saudi)
    39. Golongan yang memberi Syarikat-Syarikat Yahudi memasuki Tanah Haram.(Kerajaan
    Wahabi Saudi)
    40. Golongan yang memecahbelahkan Ummat Islam dan institusi kekeluargaan.
    41. Golongan yang mengharamkan Maulud dan bacaan-bacaan barzanji, marhaban.
    42. Golongan yang menghalalkan meletupkan diri atas nama jihad walaupun orang awam kafir
    yang tidak bersenjata mati. (selain di Palastine)
    43. Golongan yang menghalalkan darah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah Asya’irah dan
    Maturidiyyah. Lihat di Lubnan, Chechnya, Algeria, dan beberapa negara yang lain.
    44. Golongan yang menimbulkan fitnah terhadap Ummat Islam dan memburukkan nama baik &
    murni Islam.
    45. Golongan yang membuat kekacauan di Fathani, Thailand.
    46. Golongan yang sesat menyesatkan rakyat Malaysia.
    47. Golongan yang meninggalkan ajaran dan ilmu-ilmu Ulama’ ASWJ yang muktabar.
    48. Golongan yang meninggalkan methodologi ilmu ASWJ.
    49. Golongan yang Minoriti dalam dunia, malah baru setahun jagung.
    50. Golongan yang menuduh orang lain dengan tujuan melarikan diri atau menyembunyikan
    kesesatan mereka.
    51. Golongan yang Jahil, tidak habis mempelajari ilmu-ilmu Agama, tetapi mahu buat fatwa
    sesuka hati.
    52. Golongan yang melarang bertaqlid, tetapi mereka lebih bertaqlid kepada mazhab sesat
    mereka.(sehinggakan solat pun guna mazhab Albani shj)
    53. Golongan yang secara zahirnya berjubah, berkopiah, singkat jubah, janggut panjang, tetapi
    berliwat, tidak menghormati ulama’, mengutuk para Alim Ulama’, tidak amanah dengan
    Ilmu dan Agama Islam.
    54. Golongan yang tiada hujjah dalam ajaran mereka.
    55. Golongan yang membawa jaran sesat Ibn Taimiyyah/Muhamad Ibn Abd Wahab, kedua-dua
    individu ini telah dicemuh, ditentang, dijawab dan dikafirkan oleh Jumhur Ulama’ ASWJ
    atas dasar Aqidah mereka yang Sesat

    • Hamba Allah Azza Wa Jall

      Assalamu alaikum, Maaf, itu BUKAN SALAFY, ITU KHAWWARIJ SEPERTI ISIS DAN SYIAH, SEMENTARA SALAF BILA DIARTIKAN BERARTI TERDAHULU, JIKA ANTUM MENYESATKAN SALAFUS SHOLEH/DAN PARA PENGIKUT NABI SALALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM TANPA MENAMBAH NAMBAH APA YG DI PERINTAHKAN ALLAH DAN RASULNYA/ YANG MENGIKUTI ULAMA PENDAHULU BERARTI ANTUM SAMA SAJA MENYESATKAN SAHABAT NABI SALALLHU ‘ALAIHI WA SALLAM, DAN INGAT SALAFY BUKAN KELOMPOK/ ORMAS, TAPI MANHAJ, SEDANGKAN ISLAM DATANG DI SAUDI,DAN PARA SALAFUS SHOLIH KITA BERADA DI JAZIRAH ARAB, JIKA ANTUM MAU Tau ISLAM , BELAJARLAH DENGAN ULAMA DI MADINAH( KOTA PELAJAR ISLAM), JANGAN ASAL TUDUH KALAU BELUM BERILMU,SEMOGA ANTUM DIBERI HIDAYAH, KARENA INI ZAMAN FITNAH, INGAT!! ISLAM NYA MUHAMMAD SALALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM BUKAN BERASAL DARI INDONESIA, SEKALI LAGI, SEMOGA ANTUM DIBERI HIDAYAH, Assalamu ‘alaikum

    • Hamba Allah Azza Wa Jall

      Assalamu alaikum, maaf , Antum menyesatkan salafy, sementara salafy bukan kelompok, salaf jika diartikan ialah terdahulu, Jadi jika antum menyesatkan Salafus Sholih/ulama terdahulu seperti Sahabat Nabi , maka perbuatan antum itu tidak benar dan perlu diperbaiki dengan belajar di Saudi agar terbebas dengan ulama yg hanya mendahulukan nafsu seperti di Indonesia, dan komentar antum itu salah, yg suka mengkafirkan orang lain itu KHAWWARIJ seperti kelompok Syiah ISIS dan Al Qaeda, dan Ingat Islam bukan berasal dari perantara nenek moyang Indonesia, tapi dari perantara Muhammad SALALLAHU ALAIHI WA SALLAM, dan Wahabi itu sebenarnya tiada, hanya orang syiah rafidhoh menyebarkan berita fitnah itu dari dulu, maka Salafy adalah pengikut pendapat Ulama terdahulu/ para sahabat nabi tentang apa yang nabi jalani dalam beribadah kepadanya, dan JIKA ANTUM NU TOLONG BACA SURAT AL MAIDAH AYAT 3 BESERTA ARTINYA DARI AWAL HINGGA AKHIR PASTI ANTUM AKAN TAU KALAU ISLAM INI SUDAH SEMPURNA DAN TIDAK USAH MENAMBAH NAMBAH HAL HAL BARU DALAM AGAMA KARENA ITU ADALAH PERBUATAN SYIAH DAN AHLUL BID’AH DALAM AGAMA , YAHUDI PUN MENGAKUI, BAHWA JIKA IA DIBERI AYAT DARI SURAH AL MAIDAH ITU, MAKA MERAKA AKAN MENJADIKAN HARI TURUNNYA AYAT ITU JADI HARI RAYA MEREKA, DAN INGAT BID’AH DALAM PERKARA DI DUNIA DIBOLEHKAN OLEH ROSUL, BID’AH YG DIHARAMKAN OLEH ALLAH DAN ROSUL KITA SALALLHU ‘ALAIHI WA SALLAM ADALAH BID’AH DALAM AGAMA, DAN INGAT PULA , TIADA BID’AH DALAM AGAMA YG HASANAH, KARENA SEMUA BID’AH DALAM AGAMA ITU SESAT. Semoga Antum diberi Hidayah oleh Allah Azza Wa Jall, Assalamu ‘alaikum

  50. Maaf Dulur sbelumnya. Saya orang awam. tapi bila saya perhatikan memang betul artikel ini. Ini beberapa hal yg pernah/mungkin anda jumpai dalam berbagai acara keagamaan yang kbanyakan dipimpin Kiai NU diantaranya; *jarang kiai NU mbahas hadist dlm pengajian. *klopun ada paling cuma satu hadist itu saja cuma buat kalimat pembuka saja.* Dakwah kiai NU ngalor ngidul,tidak berbobot.* Biasanya kalo Kiai tidak Ngelucu itu Gak LAKU.* Ada juga kiai dakwah pake lagu Dangdut. * kiai sering memfitnah suatu kelompok yang berbeda denganya.,mengajak2 permusuhan,&berkata kurang sopan demi membela NU. * Kiai NU tidak berani membahas yasinan,sadranan,kenduri dengan dalil asli. * bahkan ada kiai yang waktu berdoa itu memakai kemenyan hingga asapnya memenuhi ruangan pondok.itu saya alami sendiri.

  51. Saya sendiri malah ragu dengan NU. katanya Ahlusunnah kok banyak bid’ahnya????? gak ada yang namanya bid’ah hasanah t gak ada. msok tawasul d kuburan/menjadikan kuburan tempat ibadah kok dikatakan baik. msih banyak kejanggalan laen. Kiai amplop(njual kalimah Alloh) ada..bahkan dulu ditempat saya ada kiai selesai ceramah,dia pulang,besoknya balik ksini lagi..MINTA TAMBAH UPAH. sumpah..kiai asu tenan. Coba ada Ulama NU yang berpaham benar,.tp apa mungkin rela mengorbankan ke NU anya demi menegakkan kebenaran????????Aku Pesimis

  52. saudara2 hidayah itu mahal. orang yg sombong adalah orang yg menolak kebenaran. ada 3 generasi umat terbaik yg mana kita harus mengikutinya. nonton g tv aswaja waduh kayaknya banyak yg g pas tapi kalau nonton tv rodja wah pas banget setiap masalah dalilnya ada dan berdasar pemahaman salafussaleh.

  53. Kenapa kok pada nglirak-nglirik ibadah orang lain, la mbok yo ibadahnya sediri yang di lirik, apa cara seperti itu bisa khusyu’ ibadanya, orang baru takbir sudah melirik ibadahnya orang lain dan menilainya dengan kesesatan,kok bisa-biasanya menghisab ibadah orang lain, emangnya ada kwenangan untuk itu. Tidak kan ?

  54. Apakah N.U sesat….???/menyimpang…??….atau ..apakah wahabi sesat …???/menyimpang…???….seberapa menyimpang/sesat nya dari syiah…..walllahu alam bishawab.cukup lah allah yg menjadi hakim yg adil se adil2 nya.jg sampai saling memvonis dan membantai umat nya yg melafazkan syahadat kepada allah dan mengakui muhammad sebagai utusan nya(Rasul nya).

  55. orang mengikuti dan menerapkan sunnah dicap wahabi. ironissss

  56. Kita jangan mencari perbedaan karna itu akan membuat hancur nya umat islam tapi kita lihat persamaan ISLAM sejati tidak membawa bendera tidak bawa pendiri tidak ada tahun berdiri dan pendiri kalau pun ada itu di mekkah kapan pas nabi muhammad saw umur 40th dimana didirikan di gua hiro itu lah kebenaran tentang islam bukan bendera a b dan c .dan ada pendiri serta tahun nya wahai umat islam sadar lah negri ini sedang di adu domba kembalikan hadist dan qur’an jadi pedoman jgn karna dia ustad dan kyai terkenal antum jadi mengikuti apa yg diucapkan nya …

  57. Mereka yg skg hanya memandang NU brdasarkan sampul luar dengan kondisi yg dialami warga NU skg pdhal jika kita mengetahui kaidah yg sebenarnya adalah aswaja NU memadukan keseluruhan sumber(alquran,hadist,ijma,qiyas) yg jika masih terdapat nilai kebaikan dan sesuai syariat maka kita mengambil hukum tsb.

  58. Menurut saya, agama islam yang murni. Ajaran nabi muhammad yang tidak ditambahi dan tidak dikurangi.
    Saya tidak begitu mengerti tentang wahabi atau NU.. Tp dengan dengan mendefinisikan orang islam lainnya bahwa mereka wahabi atau warga NU, itu artinya kita memecah islam itu sendiri..

  59. tanyakan aja sama ASWAJA….. saya belum temukan ASWAJA anti syiah….. wwkwkkwkwwkk

  60. Subhanallah, bagus sekali tulisannya. Semoga kita termasuk umat Rasulullah SAW yg selalu melestarikan sunnahnya….
    Menjadi thaifah manshurah aamiin…

  61. nek kopi paste dalil ojo akeh2 om,,,master2 intinya aja,,,aku kesel mocone

  62. abi hamzah umar

    akhi.. saya baru belajar.. saya di tanya orang kalo sholat menghadap kiblat.. nah pertanyaannya ..kiblat nya kemana??? mohon pencerahan sesuai alqur an…thanks..

  63. assalamu’alaikum..
    atas nama persatuan umat islam, kita jangan berselisih mengenai hal yang sepele, seperti yang sudah dibicarakan secara panjang lebar..

    -yang merasa wahabbi : orang wahhabi yang baik adalah, yang mengamalkan ajaran anda, dan bertauhid seperti yg anda fahami dengan baik.. tanpa menghancurkan framework tata cara ibadah golongan lain..

    -yang merasa NU : Orang Nahdhiyyin yang baik adalah, yang mengamalkan ajaran NU, dan berbagai macam ibadah NU dengan baik.. tanpa mengucilkan golongan lain..

    SEBETULNYA MUSUH KITA SEBENARNYA ADALAH
    1. GOLONGAN ORG2 LIBERAL, YANG DIKUCURI DANA OLEH BARAT, UNTUK MENJADIKAN UMAT ISLAM SELALU BERPECAH BELAH (MUSUH DALAM SELIMUT).. MEREKALAH ORG MUNAFIQ DI ERA KEBINATANGAN MODERN INI…
    2. UMAT YAHUDI DAN NASRANI, YANG TIDAK PERNAH RIDHO DGN KITA YAG MASIH BERPEGANGTEGUH TERHADAP ALQUR’AN DAN SUNNAH, JUGA IJMA’ PARA ULAMA..

  64. Artikel yg tendensius

  65. INI MURNI JONRU ( berkedok islam )
    INI ADU DOMBA ( pemusnah pancasila )
    KAUM PEMBENCI SESAMA UMAT
    (Berarti bukan muslim )
    YANG MUDAH TERPENGARUH HANYALAH PEMULA.
    ( Jika anda berilmu tdk perlu difahami )
    sadarilah Orang dalam tanda kutip” berilmu” tidak mungkin membenci siapapun.
    takut dengan siapapun.
    orang berilmu menjauh dari perdebatan.
    demi menjaga ilmunya
    apalagi sebangsa. lebih2 sekampung.
    manusia pendebat…akan binasa tanpa bekas.
    bahkan makam Rosulpun hendak d lenyapkan.
    ini berniat melenyapkan peninggalan dan akar akar umat islam.
    Sungguh kasihan Kaum wahabi ( ga faham kesesatanya ) mohon maaf terlalu suci
    ulama NU untuk membahas wahaby.
    Kurang gawean…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: