Monthly Archives: Mei 2014

Gempar! Video Tokoh Syiah Ucapkan Selamat Pada Jalaludin Rahmat & Jokowi


Gembong syiah Maulana Syed M Rizvi La’natulloh mengucapkan selamat ke pada PDI-P dan khususnya kepada Jawa Barat atas terpilihnya Jalaludin Rahmat sebagai caleg yang akan lolos ke DPR.

Video khutbah aliran sesat syiah ini direkam pada Jumat, 9 Mei 2014 silam.

Syed Rizvi berpesan agar kaum syiah pilih capres Jokowi & JK. Menurutnya hal ini dilakukan agar syiah aman di Indonesia karena akan lebih baik dan Jokowi akan membela syiah. Jika Syiah tidak pilih Jokowi maka presiden akan jatuh ke kelompok ‘wahabi’. Read the rest of this entry

Iklan

BUYA HAMKA DAN FATWA POLIGAMI


buya_hamkaMungkin kita sudah biasa mendengar fatwa poligami dari para masyayikh dan asatidzah, yang intinya sama : boleh. Namun dari sekian fatwa tersebut, sampai detik ini mungkin fatwa dari Buya Hamka lah yang terunik yang pernah saya dengar. Bukan tentang kesimpulan/hasil akhir fatwa itu, tapi lebih ke bagaimana Buya Hamka dengan kata-katanya yang begitu tersusun rapih berhasil menggiring seseorang untuk mengerti hakikat poligami.

Ceritanya begini.
Ada seorang wanita datang kepada beliau, mengadu tentang suaminya yang punya ‘bakat alam’ luar biasa, hingga membuatnya kewalahan. Namun, karena wanita itu tak bisa mengimbangi bakat suaminya itu, sang suami minta izin menikah lagi. Bahkan ada gosip bahwa diam-diam suaminya itu sudah nikah lagi. Sebagai wanita yang awam akan hakikat poligami, tentu wanita ini tidak setuju akan hal ini. Bahkan klimaksnya, sang wanita minta nasehat kepada Buya untuk bercerai saja. Dan apa yang Buya katakan padanya? Read the rest of this entry

Wawancara JK di BI TV: ‘Hancur Kita Kalau Jokowi Jadi Capres’


Beredar video wawancara mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di dunia maya lewat tayangan wawancara dengan Bisnis Indonesia TV. Menurut JK, Jokowi hanya populer, namun belum bisa membuktikan keberhasilan membangun Jakarta. Read the rest of this entry

Diberitahu Bahaya dan Sesatnya Syi’ah, JK: Itu Adalah Fitnah Dari Wahabi


syiah sesatJusuf Kalla (JK) telah dipilih oleh PDI Perjuangan dan rekan koalisinya untuk menjadi pendamping Joko Widodo (Jokowi) pada pertarungan Capres-Cawapres Juli mendatang.

Jokowi yang nasionalis dan abangan disandingkan dengan JK yang berlatar belakang agamis. Muncul sebagai slogan bagi pasangan ini Nasionalis-Religius. Ini sengaja dilakukan agar dapat menarik suara umat Islam.
Tak disangka, ternyata JK yang dijagokan oleh PDI P dan rekan koalisinya belum bisa dijadikan wakil untuk umat Islam. JK bersikap tak bijak dalam menyikapi keadaan umat Islam. Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: