JK Pernah Bilang Perda Syariat Islam Menghina Allah dan Menyinggung Ulama


jusuf-kalla-ww73 Calon Wakil Presiden PDI Perjuangan, Jusuf  Kalla pernah mengatakan bahwa Peraturan Daerah (Perda) Syariat pada hakikatnya menghina Allah, merendahkan derajat Islam, dan menyinggung para ulama.

“Perda syariat itu merendahkan Islam, menurunkan derajat syariat, menghina Allah, dan menyinggung ulama. Karena kita, seharusnya melaksanakan syariat untuk mengamalkan ajaran Al-Quran, bukan karena Perda,” kata JK seperti dimuat jusufkalla.info pada Senin 10 Februari 2014.

Menurut JK, Perda syariat itu sendiri menyinggung umat Islam, karena gagasan perda syariat itu seperti menunjukkan bahwa umat Islam di Indonesia tidak melaksanakan syariat, sehingga perlu diatur dalam bentuk perda syariat.
“Padahal, kita melaksanakan syariat itu karena takut kepada Allah SWT, bukan karena takut dengan polisi atau hansip. Kalau seperti itu, saya yakin para ulama akan tersinggung, karena perda syariat itu sendiri melanggar syariat,” ujarnya.

Bahkan, lanjutnya, pemerintah mendukung adanya hukum positif yang mengadopsi hukum Islam untuk individu umat Islam, seperti hukum haji, hukum waris, hukum perkawinan, perbankan syariah, dan sebagainya.

“Bukankah umat Islam di Indonesia sudah melaksanakan syariat Islam dan pemerintah sendiri tidak pernah melarang umat Islam menjalankan agamanya,” tukasnya. (bms)

Iklan

About admin

Berjuang menegakkan Dakwah Sunnah di Ranah Minang

Posted on 7 Juni 2014, in Aktualita, Politik and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Benar pak.. kita menjalankan ketaatan karena Allah SWT..bukan karena takut sama perda dan hukumannya.. buktinya walaupun menerapkan perda syariat islam.. tetap aja kemaksiatan merajalela.. di aceh.. bahkan ada sekelompok massa yang katanya menegakkan syariat juga turut bermaksiat.. dengan memperkosa..Naudzubillah! kalau setiap muslim di Indonesia beragama dengan kesadarannya..masing2 menerapkan Al-Quran dan As-sunnah pada diri pribadinya.. maka akan terbentuk masyarakat berbangsa dan bernegara yang islami.. tanpa perlu perda & sebangsanya..

  2. Mufaqih J Roben

    komentar orang yang sama sekali tidak faham apa yang dimaksud syariat Islam dan bagaimana implementasinya dalam kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara sesuai perintah Allah dan rasul-Nya. Kalau cuma sekedar kebebasan untuk melaksanakan ibadah di negara komunis tertentu dan di negara mayoritas non muslim tertentu pun tidak ada larangan melaksanakan ibadah bagi ummat Islam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: