Pemkab Pesisir Selatan Waspadai Tiga Aliran Kepercayaan


waspada aliran sesatPainan – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), mengimbau masyarakat setempat untuk mewaspadai penyebaran tiga aliran kepercayaan di kabupaten itu.

Kepala Bagian Kesatuan Bangsa dan Politik Pesisir Selatan Dailipal, di Painan, Kamis malam (16/10), mengatakan ke tiga aliran kepercayaan tersebut yakni Jamiatul Islamiah (JI), Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Di kabupaten itu aliran kepercayaan JI menyebar di empat kecamatan yakni Koto XI Tarusan, Basa Ampek Balai Tapan, Lunang dan Pancung Soal. JI masuk ke Pesisir Selatan sejak empat tahun lalu.

Pada awalnya JI masuk di Kampung Pansur Nagari (desa adat) Jinang, Koto XI Tarusan melalui Abdul Kasasih alias Khatib Badul dan Budalir Rang Tuo Mandaro Itam, warga setempat.

Selanjutnya, aliran kepercayaan Gafatar hanya menyebar di Kecamatan Bayang tepatnya di Kampung Ambacang, Nagari (desa adat) Sawah Laweh Pasar Baru.

Aliran Gafatar mengajarkan kepada pengikutnya tidak penting melaksanakan shalat, tidak puasa dan boleh mengganti pasangan hidup dengan sesama anggota.

Ajaran itu merupakan suatu sekte Al Qiyadah Islamiah yang dulunya dipimpin oleh Ahmad Mhusaddeq yang menamakan dirinya nabi. Al Qiyadah kemudian berubah menjadi Komunitas Milah Abraham (Komar).

Sedangkan aliran HTI menyebar di dua kecamatan, yakni Lengayang dan Pancung Soal. HTI pernah menggelar unjuk rasa ke kantor bupati setempat beberapa waktu lalu. Pada Juli 2014, HTI juga menggelar tabliq akbar di Kecamatan Pancung Soal.

Mengantisipasi penyebaran berbagai aliran agama di kabupaten itu pemkab setempat membentuk tim gabungan, yakni tim koordinasi pengawasan aliran kepercayaan masyarakat (Koperpakem). Anggota Koperpakem terdiri dari Bagian Kesbangpol, Kejaksaan, kepolisian, TNI dan pengadilan negeri.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor (Polres) Pesisir Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Toto Fajar Prasetyo mengatakan, pihaknya terus mengawasi perkembangan berbagai aliran yang masuk ke daerah itu.

“Kita imbau seluruh masyarakat agar dapat bekerjasama memantau perkembangan berbagai aliran kepercayaan yang masuk ke kabupaten ini. Jika menemukan aktifitas kelompok atau oknum masyarakat di daerahnya masing-masing yang mencurigai maka segera laporkan ke pihak berwajib (polisi) terdekat untuk segera ditindaklanjuti, ” katanya. (Ant)

Iklan

About admin

Berjuang menegakkan Dakwah Sunnah di Ranah Minang

Posted on 17 Oktober 2014, in Aktualita, Berita and tagged , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Saya mau mengkritik media Ini… Seolah2 media ini sdah bgitu faham dg islam.. saya heran saja dg berita artikel ini, ada dinamakan aliran, itu harus di jelaskan kpd masyarakat agar masyarakat jg faham dan jangan hanya sekedar di beri info lalu di buat masya. mnjadi latah dg isu gak jelas Ini, Kecuali ada aliran di luar syariat islam itu jelas… tp kalau beritanya gk jelas jangan di sebarkan di berita ini, masyarakat kampung yg sudah bodoh dan awam dg bgitu bnyaknya ormas dan kelompok jamaah malah semakin bodoh. klw spt gafatar itu, jelas sdah melenceng dari aqidah isalm.. tp HTI yg mngadakan masyiroh dan Tabligh akbar kenapa ente2 sekalian berani menjust harokah dakwah sbgai aliran seolah2 d luar konteks islam.. padahal aksi/masyiroh dlm rangka mngkrtik pemerintah yg zalim tdk mau menerapkan syariat islam sbg sumber hukum itu sama dengan yg dilakukan Rasulullah krn mmang benar berdirinya HT brtujuan menegakan kmbali hukum2 Allah dan Thoriqoh mencontoh Rasulullah… apalagi Tabligh akbar.. semuanya sudah jelas dlm rangka mngmbalikan umat kpd Islam Kaffah… Cepatlah beristighfar.. kalau tidak tahu.. jangan Tipu umat.. dan menambah dosa2 anda sndiri.. krn memancing umat dg Isu tak jelas, provokasi dan Fitnah.. Anda Islam.. tapi sudah menjauhkan umat dr islam yg kaffah dg memanfaatkan media… Dosa anda akan mengalir terus sampai ke akherat.. menunggu penghisaban.. Perlu anda ketahui… Harokah dakwah itu sudah merupakan Sunnatullah adanya,,, yg akan memperjuaangkan kembalinya kehidupan islam… harusnya anda dukung.. Bukan malah menambah dosa krn hanya untuk Cari duit seolah2 menambah pahala…
    Cepatlah tobat… atau ralat berita Ini… Carilah Ridho Allah.. jangan hanya Niat cari duit dg cara gk berkah… memberitakan berita yg kita tidak tahu sama sekali… apalagi berkaitan dg Harokah dakwah.. umat muslim yg lain jadi tersakiti… satu umat muslim sj yg tersakiti dg pemberitaan anda itu sudah dosa .. apalagi HT sudah masuk ke seluruh dunia… anda saja yg telat dpt informasi akurat gk lngsung ke sumbernya.. untuk itu bnyak belajar.. dari sumber yg benar…gunakan Rumus jurnalis 5W1H itu dg benar dan akurat… supaya pahala dan juga berkah.. salam media..

  2. Sebaiknya , diperjelas sisi sisi perbandingan antara islam sesuai dengan alqur’an dan sunnah dengan yang menyelisihinya, HTI telah banyak dikupas diberbagai artikel tentang penyimpangannya sebagaimana dalam link berikut ini
    https://aslibumiayu.wordpress.com/2013/03/11/apa-itu-gerakan-hizbut-tahrir-banyak-sekali-yang-tertipu-dengan-dalih-pendirian-khilafahnya-padahal/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: