2 Budaya Buruk Iran: budaya nikah mut’ah dan budaya narkoba, Kerja sama Budaya dengan Iran Perlu di Kaji Ulang!


negara-iranWow, Iran Jadi Republik Narkoba

Mohon pencerahan, apa benar Iran menjadi pemasok narkoba dunia? Pdhl mendiknas mengadakan kerja sama budaya dengan Iran.

Matur Nuhun

Run Stiab

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

Kita awali dengan kutipan dari salah satu sumber berita di tanah air,

“ Iran menjadi negara terbesar penyelundup narkotika jenis sabu-sabu ke Indonesia. Hal itu dikarenakan harga sabu-sabu Iran sangat murah sehingga keuntungan jika di jual ke Indonesia sangat tinggi mencapai 4000 persen.

Menurut Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Gories Mere jika 1 kilogram sabu-sabu dijual di Indonesia harganya mencapai Rp2 miliar. Namun di Iran bisa Rp100 juta.

“Jadi 2000 persen keuntungan yang diperoleh di Indonesia, bahkan bulan terakhir ini turun menjadi Rp50 juta di Iran, jadi 4000 persen keuntungannya,” katanya di Jakarta.

Berdasarkan survei yang dilakukan BNN, jumlah pencandu Narkotika pada 2008 sebesar 3,3 juta atau 1,99 persen dari penduduk Indonesia. Penyalahgunaan narkotika yang paling banyak digunakan pada jenis narkotika sintesa khususnya sabu-sabu. Pengguna narkotika jenis ini meningkat 33 persen.

Data menunjukkan pemakai narkotika jenis ini adalah mulai umur 13 tauhn hingga 45-49 tahun. Namun yang terbanyak umur 29 taun,”mungkin karena semua sudah bekerja, punya pendapatan sendiri,” ujarnya.”

Statistik Pengguna Narkoba di Iran

Data penelitan ini disampaikan oleh Dr. Nabil al-Atoum, peneliti masalah Sosial Iran.

Anda bisa perhatikan, infografik berikut,

Print

Dalam sebuah artikel yang berjudul: al-Mukhadirat fi Iran: Inkarul Hukumah wa Waqiul Ihshaiyat (Narkoba di Iran: Laporan Pemerintah dan Realita Data Lapangan), beliau mengungkapkan angka yang sangat mencengangkan, terkait penggunaan narkoba di Iran.

Tercatat di tahun 2012 lebih dari 2000 macam narkoba, ditambah 50 jenis narkoba baru yang beredar di Iran.

Data resmi pemerintah, pecandu narkoba Iran antara 1.250.000 hingga 2.000.000 jiwa. Sementara data tidak resmi menunjukkan, pecandu narkoba Iran lebih dari 7 juta jiwa. Dan selalu terjadi penambahan 160.000 jiwa pertahu, dengan prosentase: 90,7% laki-laki dan 9,3% perempuan. Untuk rentang usia antara 15 hingga 64 tahun.

Ali Ridha Jazini, wakil Rais Lajnah Mukafihah al-Mukhadirat Iran – semacam BNN di tempat kita – melaporkan,

Ketika mendekati musim ujian, penggunaan narkoba semakin meningkat. Sekitar 50% penggunanya adalah para pelajar. Sebagian mereka menggunakan obat penenang yang dijual di apotek, seperti Ri**lin, Me***done.

Data pengguna awal narkona (pecandu pemula), 50% umumnya di usia antara 15 hingga 19 tahun, 15% anak usia SD, 15% usia SMP, 41% usia SMA, dan 17% mereka yang berada di jenjang kuliah. Sementara 3 % sisanya mereka yang tidak sekolah.

Kemudian berdasarkan laporan kepolisian Iran (baca: Syahadat Syiah) , ada 700.000 jiwa di bawah usia 21 tahun yang menggunakan narkoba dengan resiko kematian tinggi. Laporan tahun kemarin (2013), ada sekitar 3000 jiwa yang mati gara-gara penggunaan narkoba berlebihan, 230 jiwa diantaranya wanita.

Iran Negara Pemasok Narkoba Terbesar Dunia

Ada bisa perhatikan peta berikut,

Peta-Sumber-Tanaman-Narkoba-dunia

Daerah bulan sabit itu termasuk pusat tanaman narkoba dunia. Karena itulah, harga narkoba di daerah ini sangat murah.

Menurut catatan Dr. Nabil,

  • Harga 1 Kg Opium murni sekitar $1300 US
  • Penjual eceran mematok harga getah opium pergram sekitar 5000 Toman (sekitar $1,5 US)
  •  Heroin, harganya bervariasi.

Di perbatasan Afghan, 1 gram heroin sekitar 1200 Toman (kurang dari $0,5 US)

Di Teheran, 1 gram heroin mencapai 20.000 Toman (sekitar $7 US).

  • Setengah produksi opium Afghanistan (sekitar 3000 ton), masuk ke Iran setiap tahun. Sehingga Iran menjadi negara pengimpor getah opium terbesar dari Afghan. Dan sekitar 500 ton pertahun diedarkan keluar.

Untuk itu, tidak heran jika dokumen wikileaks menyebutkan bahwa Iran menjadi negara penyelundup narkoba terbesar di dunia. Catatan telegram rahasia 12 Juni 2009 dari Kedubes Amerika di Baku (ibu kota Azerbaijan), bahwa bahan kimia Heroin dari Iran dan yang diproduksi di Azerbaijan, naik dari 20 kg di tahun 2006, menjadi 59.000 kg di dekade pertama 2009.

Perang Narkoba

Ketika Kuba tidak mampu melawan militer Amerika dengan kontak fisik, mereka memilih jalur lain untuk melakukan penyeragan tersembunyi. Mereka melemahkan generasi muda AS melalui narkoba. Metode ini hingga sekarang ditiru Iran.

Melemahkan generasi muda. Itulah yang menjadi targetnya.

Ketika mereka tidak sanggup menghadapi negara timur tengah dan syam (Yordania, Lebanon, Suriah, dan Palestina), mereka menggunakan cara seperti yang dilakukan Kuba.

Dari sinilah kita menemukan jawabannya, mengapa Iran menjadi negara dengan pengguna narkoba terbesar dunia. Disamping pusat perdagangan narkoba yang sangat murah, ada sisi lain yang membuat pemerintah agak longgar dalam menanggulangi kasus narkoba di negara itu.

Mereka menjadi penyusup narkoba di seluruh negara ahlus sunah. Bagi mereka, ahlus sunah (baca: Sunni) adalah musuh besar syiah (Baca: Doktrin Aliran Syiah yang Berbahaya). Mengingat negara sunni jauh lebih kuat, mereka menggunakan langkah kedua, menghabisi generasi mudanya melalui narkoba. Diantara yang menajdi tangan panjangnya adalah Hizbulat di Lebanon dan Syiah Hutsiyin di Yaman (Baca: Mengenal Syiah Pemberontak Yaman).

Gubernur wilayah Diyala di Irak melaporkan, ada 90% narkoba yang diselundupkan di wilayah Diyalah, yang semuannya dari Iran. Hal yang sama juga dilaporkan Ghalib al-Jaburi, jubir kepolisian wilayah Diyala, bahwa sebagian daerah perbatasan Diyala merupakan jalur penyelundupan narkoba dari Iran ke negara-negara Teluk.

Laporan lain juga disampaikan oleh Dr. Husain Muayid (mantan ulama rujukan Syiah) bahwa rencana besar masyarakat Iran untuk merusak generasi muda timur tengah dilakukan dengan narkoba. BNN menunjukkan data bahwa 80% bentuk narkoba yang ditengkap pemerintah Saudi, didatangkan dari perbatasan selatan dengan Yaman.

Karena itu, anda patut heran dengan pihak yang mengajak kerja sama budaya dengan Iran. Sementara ada 2 budaya yang menonjol di Iran: budaya nikah mut’ah dan budaya narkoba. Allahu a’lam (konsultasisyariah.com)

About admin

Berjuang menegakkan Dakwah Sunnah di Ranah Minang

Posted on 8 Januari 2015, in Agama syiah and tagged , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. wahab bin kucing

    Pemerintah iran tdk pernah melegalkan narkoba. Bukankah yg melarang mutah itu kalifah umar ??

    • yang jadi masalah bukan negaranya pak,tapi warga negaranya yang memproduksi narkoba..dan mut’ah legal dan di anjurkan di iran,karena mereka syiah..di indonesia itu haram dan perlu di basmi.kami sunni,kami mencintai Abu bakar ra,Umar ra,Ustman ra,Ali ra,Aisyah ra dan sahabat-sahabat Nabi Shallallahi alaihi wasallam..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: