Daily Archives: 29 Mei 2015

MUI dan LKAAM Sumbar Tegaskan Tak Benar Bintang David di Masjid Raya Sumbar


bintang-davit-dimasjid-Raya-SumbarSejumlah Netizen di Sumbar mempertanyakan adanya ornament mirip simbol-simbol Yahudi Bintang Daud di dinding Masjid Raya Sumbar. sontak persoalan ini menarik perhatian publik, dengan menampilkan tulisan via Facebook.

Menanggapi itu, M. Sayuti, Rajo Pangulu mengungkapkan”Ketika perencanaan kontruksi bangunan Masjid Raya Sumbar pada era kepemimpinan Pak Gmawan, persoalan ornamen ini sudah dibahas bersama LKAAM, MUI dan pihak konsultan,” Demikian disampaikan Ketua LKAAM Sumbar Drs. M. Sayuti, Rajo Pangulu usai tabligh akbar dalam rangka HUT Koperasi ke-68 di Masjid Raya Sumbar, Jumat, (29/5) tadi pagi. Read the rest of this entry

Sat Pol PP Kota Padang Membakar Pondok Mesum di Pantai Pasir Jambak


mesum di pasir jambakUntuk memberantas penyakit masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Padang, pada Kamis (28/5/2015) melakukan pemkaran terhadap puluhan pondok kayu yang beratapkan rumbia di kawasan wisata Pantai Pasir Jambak, Padang.

Berdasarkan laporan masyarakat, tempat ini sering disalah gunakan oleh pasangan muda-mudi Kota Padang untuk berbuat mesum. “Kami menerima laporan dari masyarakat bahwa pondok-pondok kayu ini sering digunakan untuk berbuat mesum,” kata Plt Kepala Sat Pol PP Padang, Firdaus Ilyas. Read the rest of this entry

Pemprov Sumbar Siap Tampung Imigran Rohingya


irwan-prayitnoNasib pengungsi yang dialami warga Rohingya di Aceh mengetuk hati pemerintah demi rasa kemanusiaan untuk menampung mereka secara terbuka. Sikap pemerintah terbuka secara menyeluruh dari pusat hingga ke daerah.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) tidak akan melarang jika warga Rohingya berkeinginan ke Sumbar. Pemerintah siap menampung mereka yang berada di pampungan Aceh, apabila penampungan di sana ingin dipindahkan ke Sumbar. Read the rest of this entry

Menteri Agama Meminta Maaf dan Akan Tunduk Kepada Ulama atas Putusan Langgam Jawa


lukman hakimFPI mengundang seluruh ormas islam untuk menghadiri dialog bersama Kementerian Agama pada Kamis (28/5/2015). Dialog yang diadakan di kantor Kemenag di Jakarta ini diusulkan FPI berkenaan dengan pembacaan Al-Quran dengan langgam jawa di Istana Negara.

Dalam dialog tersebut menteri agama menyampaikan permintaan maaf setelah mendapatkan masukan dan pencerahan dari ormas yang hadir. Pembacaan langgam jawa di Istana Negara berasal dari idenya. Terlebih permintaan maaf itu dimaksudkan kepada seluruh masyarakat Indonesia karena telah membuat gejolak di antara ummat islam. Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: