Larangan Reklame Rokok, Pemko Padang Kehilangan Rp4 Miliar


reklame rokokMUSLIMMINANG – Regulasi larangan reklame rokok di Jalan protokol Padang, akan berdampak pada kehilangan pendapatan asli daerah ‎(PAD). Ditaksir Padang akan kehilangan PAD sebesar Rp3 miliar hingga Rp4 miliar.

“Regulasi ini belum berlaku pada tahun ini, namun dampaknya sudah bisa dihitung karena penerimaan pajak reklame banyak bersumber dari iklan rokok,” kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Padang, Adib Alfikri, Selasa (16/5) kepada wartawan.

Adib mengatakan, ‎regulasi ini masih dalam proses penyempurnaan untuk dijadikan peraturan daerah (Perda) yang membahas tentang kawasan tanpa rokok.

“Saat ini masih dalam proses, untuk Perda ini kita bekerjasama dengan dinas kesehatan. Setelah dirasa lengkap, kita akan lakukan pembahasan ke DPRD,” ujar Adib.

Dijelaskannya, pada penerapan Perda ini, pihaknya akan melewati aspek-aspek yang harus diperhatikan, selain itu juga akan dicarikan solusinya. [hariansinggalang]

Iklan

About admin

Berjuang menegakkan Dakwah Sunnah di Ranah Minang

Posted on 16 Mei 2017, in Aktualita, Muamalah and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: