Heboh Warisan Soekarno, Warga Pasaman Dijanjikan Uang Rp15 Juta Perbulan


warisan sukarnoMuslim Minang — Formulir bertuliskan Surat Kuasa untuk penarikan dana ke Bank Swiss beredar di Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman-Sumbar dalam beberapa hari terakhir.

Dikabarkan ratusan warga sudah mengisi formulir tersebut dengan melengkapi sejumlah persyaratan. Isu yang berkembang bagi yang mengisi formulir itu akan mendapatkan uang sebesar Rp15.600.000 setiap bulannya. Konon uang tersebut berasal dari simpanan Presiden RI pertama Soekarno di Bank Swiss.

Akibat isu yang menggiurkan ini, ratusan warga mengisi formulir tersebut untuk mendapatkan uang bulanan.

Salah seorang warga Lubuk Sikaping, Fetty Agreini, Rabu 17 Mei 2017 malam, mengaku mendapatkan formulir tersebut dari tetangga sebelah rumah.

Dari informasi yang diketahuinya, formulir yang menghebohkan Ibu Kota Kabupaten Pasaman ini diperoleh warga dari salah satu perusahaan yang ada di Lubuk Sikaping. Bahkan, sudah banyak warga yang mengisi dan mengembalikan formulir tersebut dengan melengkapi persyaratan berupa foto 4 lembar ukuran 3×4, dan fotokopi KTP.

“Saya tidak percaya dengan iming-iming tersebut makanya saya bertanya kepada bapak Camat dan Kapolsek Lubuk Sikaping. Bahkan formulir itu saya pertanyakan juga melalui media sosial,” sebutnya.

Dalam surat ini disebut isi perjanjian Presiden RI pertama, setelah 70 tahun dana ini di simpan. Apabila Soekarno meninggal dunia maka akan diserahkan ke rakyat Indonesia.

Sementara itu Kapolres Pasaman AKBP Reko Indro Sasongko ketika dikonfirmasi mengaku sudah mengetahui persoalan tersebut. Ia menyebut, pihaknya juga sedang melakukan penyelidikan, mulai dari sumber formulir tersebut hingga mengumpulkan barang bukti lainnya.

“Kami sedang mengumpulkan informasi dan barang bukti serta keterangan saksi-saksi terkait hal tersebut,” ujarnya.

Kapolres menyebut, pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah kasus tersebut terindikasi suatu penipuan atau tidak.

Adanya isu harta kekayaan Soekarno di Bank Swiss hingga saat ini masih belum terungkap kebenarannya. Isu ini mengemuka pertama kali ketika salah satu media cetak di Austria pada tahun 2012 menyebut harta warisan Soekarno di Union Bank of Switzerland (UBS) mencapai Rp1,74 triliun.

Namun anak Soekarno bernama Megawati dan cucu Soekarno bernama Puan Maharani beserta anggota keluarga Soekarno lainnya mengaku tidak tahu menahu prihal adanya warisan itu. Bahkan pada tahun 2012, Dubes RI di Swiss bernama Djoko Susilo, pernah mengatakan jika kabar itu tidak benar dan hanya sebuah isu.

Isu ini kemudian berkembang dan memunculkan sejumlah nama yang memanfaatkan ketidakjelasan itu menjadi ladang penipuan. Sebut saja James Lindon Graham asal Selandia Baru, yang memungut uang dari korbannya sebagai syarat mencairkan warisan Soekarno. Bahkan tak sedikit di Indonesia yang mengaku-ngaku sebagai pewaris Soekarno. [klikpositif]

Iklan

About admin

Berjuang menegakkan Dakwah Sunnah di Ranah Minang

Posted on 18 Mei 2017, in Aktualita, Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: