Category Archives: Agama syiah

Syiah Iran Berbondong-Bondong Meninggalkan Syiah


Syiah berkata banyak sunni berpindah agama syiah, tapi ternyata di pusat agama syiah imamiah Iran, syiah meninggalkan kepercayaan ayatullah mereka.

Patrialis Akbar: Umat Islam Dapat Berperan Aktif Mencegah Terorisme


patris akbarHadir sebagai pembicara di acara Dauroh Nasional bertajuk “Membendung Gerakan Radikalisme dan Terorisme Untuk Menjaga Keutuhan NKRI”, di STAI Ali, Surabaya, Jum’at (8/5/2014), di hadapan 1900 peserta, Hakim MK, Dr. Patrialis Akbar menyampaikan pentingnya peran umat Islam dalam membendung radikalisme dan terorisme di Indonesia .

“Umat Islam dapat berperan aktif mencegah penyebaran terorisme dan radikalisme dengan menyampaikan kebenaran Al Qur’an dan Hadits dengan pemahaman ahlu sunnah kepada keluarga dan teman. Sampaikan bahwa terorisme dan radikalisme adalah sesuatu yang dilarang dalam Islam,” ujar mantan Menteri Hukum dan HAM ini Read the rest of this entry

Hubungan Gelap Hizbut Tahrir Dengan Agama Syi’ah


hizbut-tahrirSepenggal Kisah Hizbut Tahrir Dan Hubungan Gelap Mereka Dengan Agama Syi’ah

Pendiri Hizbut Tahrir adalah Syaikh Taqiyuddin bin Ibrahim an-Nabhaani. Lahir di desa Ijzam sebelah selatan kota Heefa pada tahun 1909 M. Ia sangat terpengaruh dengan kakeknya dari pihak ibu bernama Syaikh Yusuf Ismail an-Nabhaani yang terkenal dengan kesufiannya serta kebenciannya terhadap Salafush Shalih. Sebagai buktinya adalah beberapa karya yang ditinggalkannya, seperti buku “Syawaahidul Haq fil Istighaatsah bi Sayyidil Khalq.” Ia sangat terpengaruh dengan keyakinan-keyakinan sufi yang dipelopori oleh Kesultanan Utsmaniyah. Syaikh Mahmud Syukri al-Aluusi telah membantahnya dalam beberapa buku, di antaranya “Ghaayatul Amaani fir Radd ‘ala an-Nabhaani.” Read the rest of this entry

KENAPA SAUDI TIDAK MENYERANG ISRAEL DAN MEMBEBASKAN MASJID AL-AQSHA?


bendera saudiJika ada yang bertanya:
Kenapa Saudi beserta koalisinya justru menyerang Yaman dan tidak mengarahkan pesawat-pesawatnya untuk membebaskan Palestina?

Maka jawabannya adalah KISAH SHALAHUDDIN AL-AYYUBI berikut ini:

Ketika Shalahuddin al-Ayyubi memutuskan untuk menghancurkan kaum Syiah Rafidhah dan Daulah al-‘Ubaidiyyah di Mesir, ada yang bertanya:
“Mengapa Anda memerangi kaum Syiah Rafidhah dan Daulah al-‘Ubaidiyyah di Mesir, tapi membiarkan kaum Romawi Salibis (Kristen) menguasai Baitul Maqdis dan wilayah Palestina?”
Beliau menjawab: “Aku tidak akan memerangi kaum Salibis lalu membiarkan ‘punggung’ku tersingkap di hadapan kaum Syiah!”

Maka beliau pun membasmi Daulah al-‘Ubaidiyah di Mesir, Maghrib dan Syam. Setelah itu, beliau pun memimpin penaklukan kembali Baitul Maqdis dan membersihkan Masjid al-Aqsha dari kenistaan kaum Salibis.

(Lihat: al-Bidayah wa al-Nihayah oleh Ibnu Katsir, berdasarkan status Syekh Abdullah al-Ramadhany)

%d blogger menyukai ini: