Category Archives: Tafsir

Ustadz Firanda Andirdja Abidin, Lc., MA – Tafsir Surat Maryam


Tabayyun Dalam Menerima Berita


Jangan heran jika dalam sebuah hubungan persaudaraan tiba-tiba terjadi perseteruan sengit. Setelah diusut, biangnya adalah salah dalam menerima dan menyampaikan sebuah berita. Jangan pula mengira, berita dari mulut ke mulut, berita dari surat kabar dan sebagainya, itu pasti benar. Boleh jadi itu adalah bisikan iblis yang masuk ke jiwa pendengki yang ingin merenggut nyawa dan akidahmu.

Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

يَـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِن جَآءَكُمۡ فَاسِقُۢ بِنَبَإٍ۬ فَتَبَيَّنُوٓاْ أَن تُصِيبُواْ قَوۡمَۢا بِجَهَـٰلَةٍ۬ فَتُصۡبِحُواْ عَلَىٰ مَا فَعَلۡتُمۡ نَـٰدِمِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasiq membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS. Al-Hujurot[49]:6)

Makna Ayat Secara Umum

Syaikh Abdurrahman As-Si’di rahimahullah berkata: “Jika ada orang fasiq membawa berita maka hendaknya diteliti terlebih dahulu, tidak langsung diterima. Jika langsung diterima maka bias menjatuhkan pelakunya kepada perbuatan dosa. Berita orang fasiq tentu tidak sama dengan berita orang yang benar. Jika dianggap sama (tidak dilakukan tabayyun) maka bisa berakibat saling bunuh, hilangnya harta dan nyawa tanpa bukti yang benar, dan pasti menyesal. Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: