Bermazhab Syafi’i, Beraqidah Asy’ari. Kenapa tidak Mengambil Aqidah dari Syafi’i?


imam-syafiMuslim Minang — Suatu ketika penulis membaca sebuah kitab fikih syafi’i bertajuk Nihayatuz Zain fi Irsyadil Mubtadi’in syarh Qurratil ‘Ain bi Muhimmatid Din lil Malibari. Ketika membaca muqaddimah pensyarah, penulis dikejutkan dengan sebuah pernyataan yang mengganjil di hati. Pernyataan itu adalah sebagai berikut:

          أَمَّا بَعْدُ، فَيَقُوْلُ العَبْدُ الْفَقِيْرُ الْرَّاجِي مِنْ رَبِّهِ الْخَبِيْرُ غَفَرَ الْذُّنُوْبَ وَ الْتَّقْصِيْرَ، مُحَمَّدُ نَوَوِيُّ ابْنُ عُمَرَ الْتَّنَارْيُّ بَلَداً، اَلْأَشْعَرِيَّ إِعْتِقَاداً، اَلْشَّافِعِيَّ مَذْهَباً… Read the rest of this entry

Zakat pada Mobil dan Rumah, juga Zakat Tabungan


rumah_tinggal

Apakah ada zakat pada mobil dan rumah? Bagaimanakah zakat pada tabungan?

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum wr. wb, saya apresiasi cara ustadz menyampaikan pesan melalui dunia maya spt ini dan ternyata cukup efektif smg Allah SWT meridhoi, amin kemudaian saya mau tanya tentang zakat mal bgm menghitungnya, bahwa saya punya rumah, mobil dan tabungan yg tabungan itu sebenarnya untuk kebetuhan anak kuliah, berapa saya hrs mengularkan zakartanya? trima kasih Wassalam wr. wb Read the rest of this entry

Doa Mustajab Setelah atau sebelum Berbuka Puasa?


doa-mustajab-sebelum-atau-sesudah-buka-puasa.png

Berdoalah, Allah Akan Mengabulkannya

Secara umum Allah memerintahkan hamba-Nya untuk berdoa, memohon dan memelas kepada-Nya. Allah juga telah menjanjikan akan mengabulkan permohonan hamba tersebut. Allah berfirman, Read the rest of this entry

MUI: Agama tak Melarang Menikah dengan Teman Sekantor


Muslim MInang — Majelis Ulama Indonesia (MUI) ikut menanggapi gugatan terhadap larangan perkawinan antar teman sekantor ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sebelumnya pengaturan terkait dengan hal tersebut diatur dalam Pasal 153 Ayat 1 huruf f UU No. 3 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Pasal itu berbunyi, “Pengusaha dilarang melakukan pemutusan hubungan kerja dengan alasan pekerja/buruh mempunyai pertalian darah dan/atau ikatan perkawinan dengan pekerja/buruh lainnya di dalam satu perusahaan, kecuali telah diatur dalam perjanjian kerja, peraturan perusahan, atau perjanjian kerja bersama.” Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: