Arsip Blog

Patrialis Akbar: Wahabi adalah Pengikut Alqur’an dan Sunnah


Patrialis Akbar Wahabi adalah Pengikut Alqur’an dan SunnahJAKARTA (muslimminang) – Hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar merasa prihatin dengan adanya sekelompok orang yang melakukan pengusiran terhadap para pengikut Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab atau biasa disebut dengan Wahabi.

“Syaikh Muhammad bin abdul Wahab itu seorang ulama yang mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam,” kata Patrialis saat ditemui di acara hari jadi Arab Saudi di Jakarta,  Selasa (29/9/2015) Read the rest of this entry

Mengapa Kyai ‘Aswaja’ NU Begitu Takut dengan Wahabi?


salah kaprahDinamika dakwah Islam di tanah air dalam tiga dekade terakhir diwarnai dengan fenomena pesatnya perkembangan dakwah salafiyah yang bertujuan mengembalikan  pemahaman umat Islam kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah berdasarkan manhaj salafus saleh. Fakta demikian ternyata mengundang pobia luar biasa dari kalangan tradisionalis atau yang menyebut diri sebagai aswaja, di mana praktek-praktek keislaman mereka yang sarat pencampuradukan dengan budaya lokal mendapatkan koreksi dari kalangan salafi.

Perlu ditegaskan, makna aswaja dalam term kaum tradisionalis bukanlah satu pengamalan beragama yang meneladani Rasulullah Shallahu’alaihi Wasallam dan para sahabatnya dalam akidah maupun ibadah sebagaimana definisi Ahlus Sunnah wal Jama’ah sebenarnya, melainkan satu model baru keislaman yang memadukan berbagai unsur semisal mazhab ilmu kalam Asya’irah, tasawuf, dan ritual-ritual amaliah yang berasal dari warisan kultur Hindu-Budha. Maka tak heran, berkembangnya dakwah salafi dari Aceh hingga Papua mendatangkan kegelisahan dari kalangan tokoh aswaja NU yang selama ini terlanjur menikmati kedudukan begitu tinggi di tengah-tengah masyarakat ‘santri’. Read the rest of this entry

Ketua Harian MUI Prof.Dr.Yunahar Ilyas,LC,MAg.Berbicara Sekilas Salafi Wahabi


Pembahasan ini harus di pahami dan direnungkan oleh segenap kaum muslimin baik dari kalangan Muhammadiyyah maupun Nahdlatul Ulama (NU).

%d blogger menyukai ini: